KUALA PEMBUANG – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan menyoroti kondisi bangunan kolam renang yang ada di objek wisata Pantai Sungai Bakau di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang sampai saat ini masih terbengkalai.
“Tentu kita sangat merasa prihatin dengan kondisinya yang tidak bisa berfungsi dengan baik, karena itukan posisinya terletak di tengah objek wisata dan kerap kali ramai dikunjungi oleh wisatawan,” kata Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo, Senin 1 Maret 2021.
Ia mengatakan, dengan keadaan yang seperti itu, dirinya menilai pembangunan kolam renang tersebut sama sekali tidak jelas peruntukkannya sehingga terkesan mubazir dan pengelolaannya juga demikian.
Dan jika berdasarkan informasi yang dirinya terima dari pihak desa setempat bangunan tersebut memang sudah terbenglalai dan tidak terawat selama bertahun-tahun.
Melihat kondisi tersebut, seharusnya masalah ini segera diambil tindakan oleh Pemerintah Daerah melalui pihak terkaitnya untuk membenahi fasilitas tersebut supaya bisa digunakan dan dinikmati oleh masyarakat.
“Kalaupun memang dari pihak terkait untuk melakukan pengelolaan dan perawatan terkendala kepemilikan aset, seharusnya segera melakukan tindakan untuk mengurus pengalihan aset, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” jelasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post