NANGA BULIK – Penyebaran corona atau Covid- 19 di Kabupaten Lamandau masih terjadi, tidak hanya masyarakat sipil dan pegawai negeri saja yang terpapar. Seorang siswa di SMAN 1 di kota Nanga Bulik juga terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab pada Minggu 28 Februari 2021, kemarin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lamandau, H Abdul Kohar membenarkan adanya satu siswa yang terkonfirmasi positif Covid- 19.
“Iya benar, satu siswa SMA Negeri 1 Bulik terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab. Tim Satgas penanganan langsung melaksanakan tracking dan memeriksa sejumlah siswa yang melakukan kontak dengan yang bersangkutan. Hari ini (1/3), sejumlah siswa hasil tracking melaksanakan tes Rapid antigen,” ungkapnya, Senin 1 Maret 2021.
Diungkapkan Abdul Kohar, selain sejumlah siswa yang harus menjalani tes antigen, tenaga pengajar juga diminta untuk di periksa kesehatan dan mengikuti tes antigen. “Selain di SMAN 1 Bulik, ada 3 guru di SMPN 4 Bulik yang ikut Rapid antigen, dan Alhamdulillah semuanya non reaktif,” sebutnya.
H Abdul Kohar menambahkan, siswa yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab tersebut diduga terkontaminasi dari luar sekolah. Namun sebagai langkah antisipasif, langsung dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk diadakan pemeriksaan kepada siswa dan guru yang pernah ketemu dengan yang bersangkutan dalam 1 minggu terakhir.
“Jika pelaksanaan tracking terkendali, maka pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) seperti biasa, ada yg Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan ada yang Belajar Dari Rumah (BDR),
Khusus anak-anak yang harus isolasi tentunya akan melakukan BDR,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Kohar mengatakan bahwa pihak sekolah akan selalu memfasilitasi bentuk pembelajaran yangg mudah diakses oleh peserta didik agar PBM tetap berjalan meskipun situasi pandemi masih berlangsung.
“Untuk para siswa agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mengikuti PTM sesuai SOP yg ditentukan, diimbau semua siswa saat berangkat ke sekolah langsung menuju kelas, kemudian belajar, dan pulang lagi ke rumah masing-masing dengan tetap menjaga jarak dengan temannya,” imbaunya.
Dengan adanya penambahan kasus positif Covid-19 dari kalangan pendidikan tersebut, petugas medis langsung melaksanakan tes antigen depada sejumlah siswa dan guru. Hal itu disampaikan oleh Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Ahmad Alfian.
“Iya, hari ini (1/3), 12 siswa hasil tracking yang merupakan teman satu kelas dari siswa yang terkonfimasi positif Covid-19 melaksanakan tes antigen,” sebutnya.
Berdasarkan data penyebaran Covid- 19 Kabupaten Lamandau pada hari Minggu (28/2) pkl.10.00 WIB kemarin, terjadi penambahan kasus positif dan pasien sembuh sebanyak 5 orang, sehingga jumlah total kasus positif 429, dalam perawatan 46 orang, sembuh 379, meninggal 4 orang serta 1 orang probable.
(btg/matakalteng.co.co.id)






















Discussion about this post