KUALA PEMBUANG – Beberapa potensi yang dimiliki Kabupaten Seruyan, seperti perikanan diharapkan mampu mendongkrak pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Oleh karenanya untuk menanggulangi dampak penyebaran Virus Corona atau Covid-19, masyarakat diminta mengkonsumsi ikan setiap hari.
Namun demikian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, Salidin menilai bahwa sejauh ini belum ada jaminan kesejahteraan bagi masyarakat di tengah situasi sulit sekarang. Selain itu, menurutnya, tidak semua masyarakat Seruyan suka memakan ikan. Bahkan ada yang alergi.
“Sampai sekarang belum ada pembahasan terkait jaminan kesejahteraan masyarakat. Ingat, bantuan yang sudah diberikan bukanlah suatu jaminan. Perkara makan ikan, tidak semua masyarakat Seruyan suka makan ikan. Bahkan, ada yang alergi,” tandasnya, Kamis 23 April 2020.
Wakil Ketua Komisi C itu menambahkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) harus bersama-sama membahas masalah ini. Berdasarkan informasi yang beredar beberapa waktu lalu terkait penurunan pendapatan para nelayan mencapai 50 persen, semestinya membuat dinas terkait sigap menangani. Tujuannya agar masyarakat merasa terjamin.
“Jangan sampai masyarakat menganggap bahwa pemerintah lalai dalam mensejahterakan rakyatnya. Harus segera ada pembahasan mengenai persoalan ini agar masyarakat merasa terjamin. Kita semua bekerja untuk mereka,” tukasnya.
(zen/matakalteng.com)






















Discussion about this post