KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menggulirkan inisiatif baru dalam pengelolaan hutan dengan mengusulkan pembentukan Taman Hutan Raya (Tahura) kepada Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni.
Usulan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H. Fahmi Fauzi, menyatakan dukungan penuh atas rencana tersebut. Menurutnya, Tahura memungkinkan pengelolaan kawasan konservasi secara terpadu tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar.
“Pembentukan Tahura menjadi alternatif pengelolaan hutan yang lebih fleksibel, sambil tetap memberdayakan warga lokal,” kata Fahmi, Sabtu 13 September 2025.
Politisi Partai NasDem itu menjelaskan, dengan status Tahura, masyarakat bisa lebih leluasa melakukan kegiatan penelitian, pendidikan, maupun rekreasi alam. Kegiatan tersebut berpotensi mendorong ekonomi masyarakat melalui ekowisata dan pemanfaatan hasil hutan non-kayu.
Dukungan DPRD Katingan mencerminkan sinergi positif antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
“Kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan,” tegas Fahmi.
Dia menambahkan, jika mendapat persetujuan dari pemerintah pusat, Katingan berpotensi menjadi daerah perintis dalam pengelolaan hutan konservasi dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post