KASONGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Katingan menyoroti keterlambatan lelang di hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Terlebih triwulan kedua sudah memasuki bulan kedua. Hal ini dikatakan oleh anggota DPRD Katingan, Firdaus, Minggu 22 Mei 2022.
Menurutnya, sudah dua hingga tiga tahun ini cuaca tidak bisa lagi dapat prediksi. Seperti di tahun 2020/2021, Katingan dilanda banjir sampai tiga kali pertahun, sehingga ada sejumlah proyek pembangunan yang tidak bisa diselesaikan. “Maka dari itu proses birokrasi pekerjaan fisik harus digenjot, keadaan cuaca bagus, tidak banjir dan rekanan bisa bekerja dengan aman,” ucapnya.
Dirinya meminta kepada semua OPD agar segera mengajukan dokumen/draf perencanaan pekerjaan kepada bagian LPSE atau panitia lelang secepatnya. Sehingga, panitia lelang cepat pula untuk menayangkan pekerjaan yang akan dilelang kelak. “Apabila tidak segera diatasi (keterlambatan lelang), ini dikhawatirkan waktu untuk mengerjakannya tidak cukup. Sehingga yang menderita kerugian bukan hanya rekanan pemenang tender saja, tapi Pemkab dan masyarakat pun ikut.
“Kalau masyarakat sudah jelas rugi. Karena, tertunda untuk menikmati hasil pembangunan tersebut. Sedangkan kerugian dari rekanan, selain materi, juga kesempatan untuk ikut lelang di tahun berikutnya atau selama dua tahun ke depan tidak bisa lagi,” lanjutya.
Meskipun mengalami keterlambatan, dirinya berharap kepada masing-masing OPD lingkup Pemkab setempat agar sesegera mungkin untuk menyerahkan dokumen yang akan dilelang kepada panitia lelang.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post