• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » DPRD Kalteng Soroti Konflik Lahan di Kotim, Sebut Penyelesaian Mulai Menunjukkan Kemajuan

DPRD Kalteng Soroti Konflik Lahan di Kotim, Sebut Penyelesaian Mulai Menunjukkan Kemajuan

Rabu, 20 Mei 2026
in DPRD Kalimantan Tengah
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - Kunjungan Kerja Ketua DPRD beserta seluruh anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng dengan Bupati Kotim, di Rujab Bupati, 19 Mei 2026.

Foto:IST/MATA KALTENG - Kunjungan Kerja Ketua DPRD beserta seluruh anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng dengan Bupati Kotim, di Rujab Bupati, 19 Mei 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, menilai upaya penyelesaian konflik antara masyarakat dan perusahaan perkebunan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan perkembangan positif. Hal itu disampaikan usai kunjungan kerja bersama Komisi II DPRD Kalteng ke Rumah Jabatan Bupati Kotim.

 

Baca juga berita lainnya

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah

Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan

PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM

Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sekaligus menjalankan fungsi pengawasan DPRD terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

 

“Tujuan kami datang ke Kotim untuk menjaga sinergisitas antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, terutama dalam menyikapi persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar Arton S. Dohong, Selasa 19 Mei 2026.

 

Ia mengatakan, salah satu perhatian utama DPRD Kalteng saat ini ialah banyaknya laporan sengketa lahan dan konflik plasma antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan yang masuk ke DPRD Provinsi Kalteng.

 

Menurutnya, sejumlah kelompok masyarakat sebelumnya telah mengirim surat permohonan agar DPRD memfasilitasi rapat dengar pendapat bersama pemerintah daerah dan pihak perusahaan terkait.

 

“Karena ada beberapa surat yang masuk ke DPRD Provinsi meminta pelaksanaan rapat dengar pendapat terkait konflik masyarakat dengan perusahaan perkebunan di Kotim,” katanya.

 

Namun sebelum melaksanakan rapat dengar pendapat, DPRD terlebih dahulu melakukan penjajakan dan komunikasi dengan pemerintah daerah guna mengetahui langkah-langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

 

Dari hasil pertemuan tersebut, Arton mengaku cukup terkejut karena pemerintah daerah dinilai telah melakukan berbagai upaya konkret dalam menangani persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

 

“Ternyata sudah banyak kemajuan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam menyelesaikan persoalan-persoalan itu. Ini tentu cukup menggembirakan,” ungkapnya.

 

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah terkait pembagian plasma kebun masyarakat. Arton menyebut pemerintah daerah saat ini sudah menangani proses tersebut dan tinggal menunggu penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) oleh bupati.

 

“Tadi kami mendapat penjelasan bahwa persoalan plasma sudah ditangani. Tinggal menunggu penetapan CPCL oleh bupati berdasarkan usulan masyarakat dan camat,” jelasnya.

 

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kotim yang dinilai aktif menangani konflik yang terjadi, terutama dalam tiga bulan terakhir. Meski demikian, Arton mengakui penyelesaian konflik lahan tidak mudah karena sebagian persoalan sudah berlangsung cukup lama dan saling berkaitan satu sama lain.

 

“Kita harus apresiasi upaya pemerintah daerah. Persoalannya memang tidak sederhana karena sudah berlangsung lama dan saling berkaitan sehingga penyelesaiannya cukup rumit,” katanya.

 

Arton mengingatkan konflik yang tidak segera ditangani berpotensi mengganggu stabilitas investasi di daerah. Karena itu, penyelesaian sengketa harus dilakukan secara serius agar tidak berdampak terhadap iklim usaha maupun masyarakat.

 

“Kalau konflik tidak ditangani dengan baik tentu bisa mengganggu suasana investasi di daerah dan pemerintah juga ikut dirugikan,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan itu, ia juga mengakui Kotim menjadi salah satu daerah dengan laporan konflik perkebunan paling banyak di Kalimantan Tengah. Hal tersebut dinilai sejalan dengan tingginya jumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah tersebut.

 

“Menurut teman-teman di Komisi II, persoalan yang paling banyak muncul memang di Kotim,” ujarnya.

 

Selain menyoroti konflik lahan, Arton turut menanggapi kondisi Jalan HM Arsyad yang belakangan menjadi sorotan masyarakat akibat kerusakan di sejumlah titik. Ia memastikan pemerintah provinsi tetap memiliki komitmen untuk melakukan penanganan karena jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi.

 

Namun demikian, keterbatasan anggaran disebut menjadi kendala utama dalam percepatan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

 

“Tahun 2026 APBD kita turun cukup drastis dari sekitar Rp10 triliun menjadi Rp5,4 triliun. Sementara ruas jalan provinsi yang harus ditangani jumlahnya ribuan kilometer dan tersebar di 13 kabupaten serta satu kota,” katanya.

 

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, DPRD berharap perbaikan jalan tetap dapat dilakukan secara bertahap agar kondisi jalan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

 

“Kita berharap ke depan tetap bisa tertangani. Paling tidak jalan yang ada aspalnya walaupun sebagian terkupas masih lebih baik dibanding jalan tanah,” tandasnya.

 

(dia/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Banjir Belum Surut, Disdik Kotim Alihkan Pembelajaran ke Rumah

Next Post

Kapolda Apresiasi Pasar Murah Spesial HUT Kalteng ke-69, Bantu Masyarakat dan Mahasiswa Pedalaman

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah
DPRD Kalimantan Tengah

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah

Selasa, 7 Juli 2026
Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan
DPRD Kalimantan Tengah

Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026
PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM
DPRD Kalimantan Tengah

PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM

Selasa, 7 Juli 2026
Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat
DPRD Kalimantan Tengah

Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat

Kamis, 2 Juli 2026
DPRD Minta Kajian Kelayakan Jadi Dasar Pengembangan RS Kalawa Atei
DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Minta Kajian Kelayakan Jadi Dasar Pengembangan RS Kalawa Atei

Kamis, 2 Juli 2026
DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Kalteng Minta PLN Buka Informasi Soal Pemadaman Bergilir

Rabu, 1 Juli 2026
Load More
Next Post

Kapolda Apresiasi Pasar Murah Spesial HUT Kalteng ke-69, Bantu Masyarakat dan Mahasiswa Pedalaman

Kabidpropam Polda Kalteng Gelar Silaturahmi bersama POM TNI di Kobar, Perkuat Sinergitas Polri-TNI

Pemprov Kalteng Salurkan Ribuan Paket Sembako Murah bagi Mahasiswa

Atraksi Lawang Sakepeng FBIM 2026 Tampilkan Harmoni Seni dan Tradisi Dayak

Cegah Gangguan Kamtibmas, Ditpolairud Polda Kalteng Gencarkan Sosialisasi Anti Narkoba

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK