PALANGKA RAYA — Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Barito Timur, meski daerah tengah menghadapi masa efisiensi anggaran. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, usai melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut.
Maryani menjelaskan bahwa kunjungannya ke Barito Timur merupakan bagian dari agenda rutin sebagai mitra kerja pemerintah daerah dalam bidang pembangunan dan infrastruktur. Dia menegaskan, kunjungan ke seluruh kabupaten/kota adalah kewajiban untuk memastikan pemerataan pembangunan.
“Kunjungan kami ke Bartim sebagai mitra kerja di Komisi IV pembangunan dan infrastruktur itu memang sudah menjadi kewajiban saya melakukan kunker ke 13 kabupaten dan 1 kota,” ujarnya. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau sejumlah titik jalan dan infrastruktur yang dinilai perlu diperjuangkan saat pembahasan anggaran di DPRD Provinsi.
“Kami melihat spot-spot jalan dan pembangunan infrastruktur untuk diperjuangkan di DPRD Provinsi Kalteng,” katanya. Mengenai kondisi ruas jalan di kawasan Patung Hayaping, Maryani memastikan bahwa pengerjaannya masih berjalan sesuai rencana. “Kalau Patung Hayaping sejauh ini programnya sudah dikerjakan, masih tahap pengerjaan. Dan kami tetap memperjuangkannya di Komisi IV, apalagi di tengah efisiensi anggaran,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas, meski pemerintah daerah menghadapi keterbatasan fiskal. “Apapun bentuknya, kita akan tetap berjuang untuk masyarakat Kalimantan,” ujarnya. Terkait kemungkinan kelanjutan pembangunan infrastruktur di tahun anggaran 2026, Maryani menyatakan optimistis selama ada kekompakan dan kerja sama seluruh pihak. “Tidak ada yang tidak mungkin selama kita masih kompak dan mau bekerja sama dengan baik,” tutupnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post