PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, mengkritik banyaknya perusahaan perkebunan yang gagal memenuhi kewajibannya untuk mensejahterakan masyarakat sekitar kebun.
Bambang menyoroti lemahnya kepatuhan terhadap aturan, baik dari pihak perusahaan maupun pemerintah. Bambang menekankan perlunya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan investor agar semua pihak dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
“DPRD memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap aturan investasi di wilayah Kalimantan Tengah,” sebut Bambang, Senin (30/9).
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan sangat penting agar investasi dapat berjalan lancar tanpa merugikan masyarakat. Oleh karenanya, Bambang dan DPRD memastikan bahwa aturan-aturan tersebut dijalankan dengan benar.
Bambang berharap investasi yang berjalan di wilayah Kalimantan Tengah dapat mendorong pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat tanpa mengesampingkan hak dan kepentingan dari perusahaan perkebunan bersangkutan.
“Melalui sinergi dari masyarakat, pemerintah, dan investor, peningkatan kesadaran akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan diharapkan dapat terwujud,” imbuhnya.
Investasi yang baik akan membawa manfaat bagi semua pihak, termasuk masyarakat sekitar kebun, jika dilakukan dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post