PALANGKA RAYA – Kemunculan pernyataan Presiden Republik Indonesia yang menyatakan tidak ada Daerah Otonomi Baru (DOB) di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Tengah (Kalteng), direspon oleh para kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering, menilai bahwa pernyataan tersebut bersifat normatif dan mempertimbangkan bahwa kebijakan moratorium atau penghentian sementara tentang pembentukan DOB masih berlaku.
Menurut Freddy, kebijakan tersebut bisa saja berubah di masa depan seiring dengan bergantinya pemerintahan baru dan jika moratorium tersebut dicabut. Namun, ia menegaskan bahwa pernyataan Presiden RI tentang tidak adanya DOB di Kalimantan Tengah masih relevan dengan kondisi saat ini.
“Sedangkan, DPR RI cenderung mendorong untuk membuka kembali kran pemekaran atau pembentukan DOB. Ini dapat terlihat dari banyaknya aspirasi daerah yang mengusulkan pemekaran atau pembentukan DOB, termasuk di Kalteng,” ujarnya, Minggu 30 Juni 2024.
Meski demikian, Freddy menyeimbangkan pandangan DPR RI yang cenderung mendorong pemekaran atau pembentukan DOB dengan kebijakan moratorium yang masih berlaku saat ini. Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan dan pertimbangan yang matang terkait dengan pemekaran atau pembentukan DOB di Kalteng agar dapat memberikan dampak positif untuk daerah tersebut.
Dalam keadaan seperti ini, pihak DPRD dan Pemerintah Kalteng perlu bekerja sama untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada, baik dari segi sumber daya alam, keuangan, maupun SDM guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Penting juga untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan publik,” lanjutnya.
Ia menegaskan dengan upaya bersama, Kalteng bisa memaksimalkan potensinya secara optimal, tanpa harus merasa terganggu oleh pernyataan dari pihak lain. Sebagai daerah otonomi, perwakilan dan wakil rakyat Kalteng harus terus melakukan pendekatan pada pemerintah pusat dan anggota DPR RI agar terwujudnya pembangunan yang lebih baik dan berkesinambungan di Kalteng.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post