PANGKALAN BUN – Kedatangan ratusan jemaah Haji asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) disambut oleh Penjabat Bupati Budi Santosa di halaman Masjid Agung, Pangkalan Bun, Minggu 30 Juni 2024.
Dari 153 jemaah haji, sebanyak 151 orang masuk dalam kloter 5 dan tiba di kobar pada Minggu 30 Juni 2024. Sementara dua orang jamaah haji masuk kloter 6 tiba di Kobar Senin 1 Juli 2024 besok.
Tengku Alisyahbana, selaku ketua penyelenggara jamaah haji Kabupaten Kotawaringin Barat melaporkan, jamaah haji yang masuk dalam kloter 5 tiba di Embarkasi Banjarmasin pada Sabtu 29 Juni 2024 kemudian pada Minggu tiba di Kobar.
Menurutnya, sebelumnya jamaah haji Kobar untuk menuju embarkasi menggunakan transportasi moda darat. Pada tahun ini untuk pemberangkatan, pemkab Kobar memfasilitasi dengan pesawat super air jet, menuju embarkasi termasuk juga kepulangannya.
“Dari total 153 jamaah haji, 5 diantaranya tidak pulang ke Kotawaringin Barat karena sudah tidak lagi berdomisili di Kobar. Keberangkatan jamaah haji Kobar tahun ini merupakan jamaah yang pendaftarannya pada tahun 2012 lalu,” ujarnya.
Sementara itu, penjabat Bupati Kobar, Budi Santosa menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jamaah haji. Ia bersyukur masih diberikan kesempatan untuk menyambut secara langsung para jamaah haji.
Pada kesempatan ini Budi berpesan agar setelah kepulangan para jamaah, dari tanah suci Mekkah bisa menularkan kesolehannya kepada tetangga atau masyarakat sekitarnya. Sehingga Kabupaten Kobar akan semakin mendapat keberkahan.
“Semakin banyaknya Haji dan Hajjah di Kobar, harapan saya bisa semakin mendapat berkah dan kebaikan untuk kemajuan daerah,”jelas Budi, Dia juga memohon agar para jamaah haji ini ikut mendoakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah bulan Nopember 2024 mendatang bisa berjalan dengan baik serta melahirkan pemimpin yang amanah dan membawa kemajuan bagi daerah.
Terkait dengan fasilitas yang disediakan pemkab Kobar, Budi meminta maaf jika masih ada terdapat kekurangan. Tetapi ia bersyukur pada tahun ini ada peningkatan dari sebelumnya naik bus untuk menuju Embarkasi maka tahun ini sudah menggunakan pesawat pulang dan pergi.
“Untuk tahun depan kita mengupayakan selain tetap menggunakan pesawat akan mendapat tambahan sangu, sedangkan untuk nilainya masih kita konsultasikan,” pungkasnya.
(lih/matakalteng)





















