PALANGKA RAYA – Persoalan plasma yang kerap menjadi polemik di wilayah Kalteng memerlukan solusi tepat dan langkah elegan dalam penyelesaiannya. Plasma merupakan kewajiban perusahaan dalam memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan yang muncul harus dapat diselesaikan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kalteng, Ferry Khaidir yang menyebutkan tidak jarang persoalan plasma berbuntut panjang hingga menimbulkan konflik antara masyarakat dan pihak perusahaan. “Dalam hal ini semua pihak terkait harus memperhatikan masalah ini secara serius dan mencari cara terbaik untuk menyelesaikannya,” ujar Ferry, Minggu 26 November 2023.
Ferry menambahkan salah satu solusi terbaik dalam penyelesaian masalah plasma adalah melalui musyawarah dan mufakat. Ketika persoalan timbul, tidak perlu mencari solusi dengan cara-cara yang ekstrem. Sebaliknya, dengan cara yang lebih elegan, yaitu melalui musyawarah dan mufakat.
Ia juga menyampaikan peran pemda juga sangat penting dalam menyelesaikan masalah plasma yang sering menjadi polemik. Sebagai penengah, pemda harus menekankan bahwa memberikan plasma merupakan kewajiban perusahaan. Dengan memberikan pemahaman kepada pihak perusahaan, maka konflik antara masyarakat dan perusahaan dapat dihindari.
Tidak hanya itu, penting juga bagi pihak perusahaan untuk taat dalam aturan memberikan plasma 20 persen kepada masyarakat. Dalam hal ini, kepatuhan dan tanggung jawab perusahaan menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
“Kita tidak ingin masalah plasma di Kalteng terus menjadi persoalan. Oleh karena itu, memperhatikan hal-hal terkait dengan penyelesaiannya menjadi sangat penting. Dengan cara-cara yang elegan dan dengan memperhatikan kepentingan semua pihak terkait, persoalan plasma dapat diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post