PALANGKA RAYA – Beberapa wilayah di Kalteng hingga saat ini masih banyak desa-desa yang belum teraliri jaringan listrik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid yang meminta pemerintah pusat melalui PT PLN dan Kementerian ESDM supaya menggencarkan pemerataan pembangunan jaringan listrik di Indonesia khususnya di wilayah Kalteng.
“Kita minta PT PLN dan Kementerian ESDM tidak hanya memperhatikan kebutuhan listrik di pulau Jawa saja tapi juga pulau Kalimantan, khususnya Kalteng. Karena disini masih banyak daerah pelosok yang belum teraliri listrik PLN,” katanya, Jumat 27 Januari 2023.
Hal ini sangat ironis mengingat Kalimantan merupakan salah satu pulau penyuplai batu bara terbesar di Indonesia.
“Yang saya heran itu pemerintah pusat melalui PT PLN hanya memberlakukan uji coba suplai litrik yang sebesar 350 megawatt hanya di Pulau Sumatera dan Jawa saja. Padahal di pulau Kalimantan sendiri terutama Kalteng juga membutuhkan itu, sebab desa-desa disini banyak yang belum teraliri listrik,” ucapnya.
Rasyid berharap, mengenai kebutuhan listrik ini pemerintah tidak hanya dapat memperhatikan pulau-pulau tertentu saja, namun seluruh pulau di Indonesia salah satunya Kalteng sebab Indonesia sendiri terdiri dari kepulauan yang tersebar dimana-mana di wilayah NKRI.
“Negeri ini tidak hanya terdiri dari 1 atau 2 pulau saja, tapi banyak pulau lainnya juga termasuk Kalimantan khususnya Kalteng. Jadi kita harap apa yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat mengenai listrik ini supaya dapat diperhatikan,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post