KUALA KURUN – Saat ini, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru Kuala Kurun menjadi primadona untuk dikunjungi wisatawan. Setiap musim liburan, kawasan dengan luas 4.119 hektar tersebut selalu ramai dikunjungi, baik dari dalam maupun luar daerah.
”Untuk semakin meningkatkan jumlah wisatawan, kami ingin pengembangan objek wisata dilakukan secara berkesinambungan, khususnya di kawasan Tahura Lapak Jaru,” ujar Anggota DPRD Gunung (Gumas) Iceu Purnamasari, Rabu, 11 Januari 2022.
Selama beberapa tahun terakhir, pengembangan objek wisata di kawasan Tahura Lapak Jaru sudah berjalan cukup baik. Dimulai dari penataan blok, penanaman buah-buahan lokal, serta pembangunan berbagai fasilitas penunjang seperti kolam renang, rumah pohon, pendopo, outbound, dan lainnya.
”Letak kawasan Tahura Lapak Jaru yang tidak jauh dari pusat Kota Kuala Kurun, memang sangat strategis untuk dikembangkan menjadi lebih baik. Kami yakin dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, pasti akan berdampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tuturnya.
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, akan mendukung upaya pengembangan objek wisata yang menjanjikan di Kabupaten Gumas, sehingga akan mampu menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung.
”Daerah kita ini memiliki banyak objek wisata yang sangat menarik, baik itu wisata alam, budaya, dan sejarah. Selain upaya pengembangan, kita juga harus kreatif dan memiliki inovasi untuk promosi, sehingga semakin menarik minat wisatawan untuk datang,” tandasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post