BUNTOK – Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk bekerja secara profesional. Pasalnya, apabila tak mengedepankan profesionalisme maka mustahil pekerjaan dalam melayani masyarakat akan bisa terlaksana dengan baik.
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel, Enung Irawati mengatakan, etika dari ASN terutama yang bekerja di Perangkat Daerah (PD) bidang pemberian pelayanan pada masyarakat sangat dibutuhkan. Bahkan keprofesionalan ASN dalam memberikan pelayanan terhadap publik pun begitu diharapkan masyarakat. “Kita semua tentu mengharapkan seluruh ASN yang ada di Barsel ini bisa bekerja dengan profesional. Dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari di tempat kerja,” tutur Enung Irawati.
Ditambahkan lagi oleh Politisi PKB Barsel itu, untuk mencapai hasil dari pekerjaan yang maksimal bukan hanya profesional kerja saja yang diperlukan. Melainkan juga bekerja secara proporsional. Apabila kedua hal itu diterapkan, hasil yang diperoleh pun akan sesuai harapan. Karena ASN yang dibayar atau digaji oleh negara, memang sudah seharusnya bekerja dengan baik dan bertanggung jawab, sesuai aturan yang berlaku. Ada hak, maka ada pula kewajiban yang semestinya wajib dijalankan.”Jangan bekerja profesional saat ada pimpinan saja. Begitu pimpinan tidak ada, ya balik lagi bekerja asal-asalan alias sembrono,” ucapnya.
Selain ASN dituntut bekerja profesional, ada baiknya pula dilakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kinerja yang dilakukan para ASN tersebut. “Tanpa pengawasan yang benar, jangan pernah berharap hasil dari pekerjaan itu berbuah baik,” tukasnya.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post