BUNTOK – Bulan suci Ramadan masyarakat Barito Selatan diminta untuk menjaga kerukunan ditengah perbedaan. Hal tersebut diungkapkan, Wakil Ketua II DPRD Barsel, Hj. Enung Irawati, Jumat 16 April 2021.
Dikatakan, bahwa Barito Selatan bukan milik salah satu suku atau agama, akan tetapi milik bersama. Sebab, berdirinya kabupaten ini atas keinginan seluruh elemen masyarakat. Ia mengatakan, masyarakat di Barsel ini terdiri dari beragam suku dan agama.
Keanekaragaman yang ada ini, hendaknya tidak menjadi pemicu perpecahan antar masyarakat. Oleh karena itu, Enung mengharapkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, damang dan mantir adat sangatlah diperlukan dalam memberikan pemahaman terkait hal itu kepada masyarakat.
“Karena dengan kerukunan yang dilandasi dengan semangat saling menghormati dan menghargai, maka kerukunan antar umat beragama di Barsel akan terus terjaga dengan baik,” jelas dia.
Wakil rakyat dari PKB Barsel itu berharap, kepada seluruh umat muslim kiranya bisa menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya dan bagi non muslim agar menghormati dan menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Dengan saling menghargai dan menghormati, lanjut dia, maka kerukunan antar umat beragama di Barsel ini akan terus terjaga dengan baik.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post