SAMPIT – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur (Kotim) Marjuki menyebutkan, untuk menangani sejumlah desa yang belum memiliki website resmi akibat terkendala susah sinyal atau jaringan, maka pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dan ada 4 desa yang sebelumnya masuk kategori blank spot sudah melakukan verifikasi.
“Belum lama ini kami sudah melakukan rapat melalui daring Bersama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika dalam rangka menindak lanjuti wilayah blank spot dan sinyal lemah,”ujarnya, Sabtu 11 Mei 2024.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas layanan internet berbasis seluler 4G dari Pemerintah Daerah pada aplikasi SIGNAL, ada 4 Desa yang sudah melakukan tahap verifikasi antara lain Desa Rawa Sari Kecamatan Pulau Hanaut, Desa Ganepo Kecamatan Seranau, Desa Tumbang Kania Kecamatan Bukit Santuai, dan Desa Biru Maju Kecamatan Telawang.
Marjuki mengatakan, sekarang Pemerintah mewajibkan semua desa wajib memiliki website, aplikasi pelayanan, dan melaporkan keuangan secara online, maksud dari tujuan ini untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas pelayanan yang ada didesa.
“Tugas kita disini memfasilitasi dan sekarang kita sudah umumkan kesemua desa yang memang masih lemah sinyal maupun blankspot agar segera berkoordinasi dengan kita untuk membuat proposal, akan kita ajukan ke Direktorat Telekomunikasi maupun Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI),” bebernya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kotim Melalui Diskimfo secara resmi mengusulkan 31 titik BTS melalui Badan Aksebillitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.
“Kami sudah mengusulkan melalui Bakti Kominfo RI sebanyak 31 titik, dengan sebaran kebutuhan antara lain sektor Pendidikan, kesehatan termasuk sektor keamanan dan sektor keagamaan, dan dalam waktu dekat kami akan melakukan cek lapangan bersama tim dari Bakti Kominfo untuk memastikan,” jelasnya.
Marjuki menyebutkan, bahwa saat ini dari 168 Desa kita telah memiliki 147 Desa dengan signal bagus, jadi 30 nya bisa dikatakan masih bagus tetapi lemah signal, sedangkan 8 desa bisa di katakan blank spot atau tidak ada signal sama sekali.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post