SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit telah menyiapkan dua dokter spesialis untuk melayani operasi retina. Dua dokter tersebut yaitu dr I Made Satya Widatama Sp Mata dan dr Frisma Sagara Sp Mata Sub Spesialis Vitreo-Retina.
” Kita punya dua dokter mata untuk operasi retina. Alhamdulillah ke uanya baru saja menyelesaikan pendidikan sub spesialisnya pada 29 Juni 2024 selama setahun di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung”, kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Murjanih Sampit, Sutriso, Rabu 21 Agustus 2024.
Diungkapkan, layanan untuk pemeriksaan di klinik mata buka setiap hari jam kerja. Sedangkan untuk tindakan operasi retina dijadwalkan setiap hari Sabtu. Operasi itu akan ditangani oleh dr. Frisma.
Disampaikan, rata-rata penderita kelainan pada retina yang layani pada umumnya umurnya diatas 50 tahun. Karena diusia itu rentan terkena derita diabetes. Kemudian baru disadari ketika pasien mengalami gangguan penglihatan yang biasa disebabkan karena penyakit kronis dan terjadinya komplikasi.
Lanjutnya, tindakan operasi retina ini memerlukan waktu selama satu jam. Hal tersebut karena tindakan ini memerlukan kejelian lantaran lebih rumit sehingga lebih lama dibandingkan operasi katarak yang hanya memerlukan waktu 25 sampai 30 menit.
“Penanganan satu pasien sekitar satu jam. Lebih rumit dibandingkan operasi katarak. Dalam tindakan ini kita sudah menggunakan menggunakan alat canggih yang dilakukan untuk menangani syaraf mata dibagian belakang agar setelah operasi dapat melihat dengan jelas, ” terangnya.
(Dev/matakalteng)






















Discussion about this post