SAMPIT – Di awal tahun 2024 ini, harga sejumlah kebutuhan dapur khususnya di kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur masih mengalami kenaikan pasca peringatan Natal 2023 dan tahun baru 2024 lalu.
Salah satunya adalah harga cabai rawit yang masih belum stabil, bahkan beberapa hari lalu harga cabai rawit mencapai Rp 100 ribu per kilogram, dan memang sempat turun menjadi Rp 75 ribu, namun kembali mengalami kenaikan.
“Kemarin juga sempat turun jadi Rp 70 ribu, hari ini naik lagi Rp 75 ribu. Sebelumnya sampai jual Rp 100 sampai Rp 95 ribu per kilogram lombok rawit dari Tanjung,” kata salah seorang pedagang di pasar tradisional Kota Sampit, Sri, Kamis, 4 Januari 2024.
Diketahui, cabai rawit mengalami kenaikan selama lebih dari dua pekan. Harga lombok asal Banjarmasin di kisaran Rp 70 ribu per kilogram dan lombok asal Jawa Rp 60 ribu per kilogram.
“Yang lainnya juga masih ada mengalami kenaikan, seperti harga bawang putih dijual Rp 35 ribu per kilogram dan bawang merah Rp 27 ribu per kilogram. Biasanya berkisar dari Rp 23 sampai 24 ribu per kilogram, sekarang bawang merah asal Probolinggo naik, sementara bawang merah Bima beda harga, sedikit lebih murah, ukuran lebih kecil,” ujarnya.
Kemudian harga ayam juga terus mengalami gejolak naik turun, yang normalnya berkisar dari Rp 33 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 50 hingga Rp 55 ribu per kilogram.
“Biasanya mendekati akhir tahun hingga awal tahun memang harga ayam potong mengalami kenaikan. Karena banyaknya permintaan sehingga stok menipis,”ujar pedagang ayam, Janu.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post