SUKAMARA – Pemerintah Kecamatan Permata Kecubung menggelar Festival Suluh Brondolan, kegiatan dibuka secara langsung oleh Bupati Sukamara, Masduki.
Festival Suluh Brondolan di rangkaian kegiatan launching logo Musabaqah Tilawatil Qur’an 23 dan Festival Seni Qasidah 12, pembukaan Permataku EXPO tahun 2025, permataku sehat, gala desa dan lomba menjatu durian.
“Festival Suluh Brondolan tahun 2025 ini sebagai lambang semangat yang tak kunjung padam mewujudkan sukamara menjadi rumah bersama yang maju sejahtera, berkeadilan dan berdaya saing,” kata Masduki.
Dimomen itu, dirinya mengapresiasi camat Permata Kecubung, Dwan Adat Dayak dan jajaran yang telah berkomitmen mewujudkan sukamara maju.
“Dan juga terima kasih kepada para donatur, sponsor, volunteer (sukarelawan), tim juri/wasit, panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah membantu dalam terlaksanakanya Festival Suluh Brondolan Tahun 2025,” ucapnya.
Dirinya bersyukur dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, disamping sebagai upaya pelestarian budaya dari menggunakan penerangan dari brondolan atau biji sawit, lomba menjatu/mencari durian tahun 2025 merupakan salah satu perlombaan yang memiliki arti penting.
“Satu pelajaran yang bisa kita petik dari gala desa adalah siapa yang paling siaplah akhirnya bisa mencapai prestasi optimal, artinya tim bersinergi dan berkolaborasi dengan kerja keras dan disiplin yang tinggi, ditangani secara profesional dan berdedikasi tinggilah pada akhirnya yang tampil sebagai pemenang,” tutup Masduki.
(bb/matakalteng)






















Discussion about this post