SUKAMARA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukamara dalam beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa rukun tetangga (RT) di Desa Nibung Terjun Kecamatan Permata Kecubung dilanda banjir.
Kepala BPBD Sukamara, Supandi mengatakan bahwa hasil Kaji Cepat Bencana Banjir Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sukamara pada 6 Juli 2024 mengatakan bahwa banjir mulai terjadi pada pukul 22.00 WIB pada 5 Juli 2024.
“Di Desa Nibung Terjun telah terjadi banjir dengan intensitas curah hujan lebat tanggal 5 Juli, pada pukul 22.00 WIB sebagian rumah yang dekat aliran sungai terendam air sehingga mengakibatkan rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian muka air 3 Meter,” kata Supandi , Minggu 7 Juli 2024.
Supandi menerangkan jika banjir tersebut merendam empat RT di Desa Nibung Terjun dan jumlah rumah warga terdampak ada 88 Rumah serta sekitar 88 KK atau 316 Jiwa terdampak langsung akibat meluapnya Sungai Mapam. “Adapun fasilitas umum yang terendam itu ada mushola dan masjid sedangkan akses jalan RT. 1, RT. 2, RT. 3 dan RT. 4 lumpuh total,” terang Supandi.
Supandi juga menerangkan jika pada Minggu 7 Juli 2024 pagi banjir sudah mulai berangsur surut dan tidak membahayakan penduduk. “Pagi ini sudah mulai surut, namun kami tetap waspada karena intensitas hujan masih cukup tinggi,” tukas Supandi.
(akh/matakalteng)





















