SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara memiliki komitmen besar untuk pengembangan budidaya udang vaname. Salah satunya adalah pencanangan Kabupaten Sukamara sebagai sentra udang vaname di Kalimantan Tengah (Kalteng) sehingga dapat memunculkan produk baru dari udang vaname.
Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan telah mencadangkan kawasan untuk budidaya seluas sekitar 4 ribu hektare di Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci.
Kawasan tersebut dikhususkan untuk budidaya udang vaname, sehingga tidak menggangu wilayah lainnya.
“Saya sudah keluarkan SK untuk menyiapkan lahan seluas 40 Hektar diwilayah kecamatan Pantai Lunci dan Jelai untuk pengembangan budidaya udang vaname,” kata Windu Subagio, Jumat 14 Juli 2023.
Windu Subagio juga menerangkan jika saat ini ada 1.000 hektare sudah ada Detail Engineering Design (DED) yang dikeluarkan oleh KKP RI. Karena itu dirinya memberikan apresiasi ke KKP RI yang telah mengeluarkan DED.
“Kami berharap tahun depan sudah ada yang terealisasi pembangunan tambak,” ujar Windu Subagio.
Tidak hanya dukungan dari pemerintah pusat melalui KKP RI dengan mengeluarkan DED, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah membangun kluster Shrimp Estate seluas 40 hektare.
“Juga rencana peningkatan pembangunan pelabuhan perikanan di Kuala Jelai. Hal ini sangat membantu untuk pengembangan tambak udang vaname di Sukamara,” tukasnya.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post