SUKAMARA – Dari Januari hingga awal Juni 2023 tercatat ada 38 titik api atau hotspot muncul di Kabupaten Sukamara. Kapolres Sukamara AKBP Dewa Made Palguna mengatakan dengan jumlah titik api sebanyak itu luasan lahan yang terbakar mencapai 28 hektar.
“Terakhir saya lihat ada 38 hotspot di Sukamara sejak Januari,” kata Dewa Made Palguna, Jumat 9 Juni 2023. Dewa Palguna mengharapkan tahun ini kasus Karhutla di Sukamara tidak sebanyak pada 2022 lalu dimana Bumi Gawi Barinjam tercatat menjadi peringkat dua dalam jumlah hotspot terbanyak di Kalteng.
“Jangan sampai kejadian tahun lalu dimana Sukamara jadi rengking dua untuk jumlah terbanyak hotspot,” ujar Dewa Made Palguna. Kapolres menjelaskan jika pihaknya terus memantau karhutla melalui aplikasi BRIN dimana setiap ada hotspot yang muncul pihaknya bergerak cepat untuk melakukan pengecekan.
“Perlu diketahui kalau hotspot yang terpantau itu belum tentu karhutla, kadang atap seng pondok yang ada di kebun bisa terdeteksi sebagai titik hotspot, jadi setiap ada terpantau hotspot kami langsung cek dan klarifikasi,” tukas Dewa Made Palguna.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post