SUKAMARA – Dinas Kesehatan Sukamara mendata, penyakit yang mendominasi warga terdampak banjir adalah hipertensi, ISPA, demam dan Dermatitis atau penyakit kulit
Kepala Bidang Pelayanan dan SDK Dinas Kesehatan Sukamara, Lestari yang mengatakan, penyakit tersebut banyak menyerang warga di pengungsian dan juga yang memilih bertahan di rumah masing-masing.
“Untuk penyakit yang mendominasi dari data per 31 Oktober 2022 yang banyak diderita oleh warga terdampak banjir itu yakni hipertensi, ISPA, demam dan Dermatitis,” jelas Lestari, Kamis 3 Oktober 2022.
Lestari menerangkan, warga yang mengalami stres menyebabkan hipertensi, dan kebanyakan dari kalangan lansia. Makanan yang dikonsumsi selama banjir dinilai berpengaruh pada kesehatan.
“Faktornya bisa dari stres dan juga makanan yang dikonsumsi, karena kalau kita lihat pengungsi dan warga yang bertahan di rumah-rumah banyak mengkonsumsi makanan instan atau cepat saji yang tinggi garam,” jelasnya.
Dinas Kesehatan Sukamara terus melakukan kunjungan dan pemeriksaan rutin ke posko-posko pengungsian serta ke rumah-rumah warga terdampak banjir. Dinas Kesehatan menerjunkan 17 tim kesehatan yang terdiri dari 20 orang tenaga kesehatan mulai dari dokter, perawat, ahli gizi, bidan untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada warga terdampak banjir.”Kami memberikan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan keluhan warga,” pungkasnya.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post