SUKAMARA – Lapas Kelas III Sukamara mampu memanfaatkan lahan untuk ditanami sayur-sayuran. Bahkan Agrowisata milik Lapas tersebut sudah beberapa kali panen sehingga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Sukamara.
Wakil Bupati Sukamara Ahmadi mengapresiasi capaian dari Lapas Sukamara yang berhasil menciptakan lingkungan yang asri dan menjadikan kawasan kantor tersebut digunakan secara produktif.
“Jelas ini suatu gagasan yang baik. Mulai yang awalnya hutan belantara di sulap menjadi agrowisata dan sekarang sudah panen, hasil panen dijual ke masyarakat, saya sangat mengapresiasi,” kata Ahmadi, Selasa 3 Agustus 2021.
Ahmadi menjelaskan keberadaan agrowisata Lapas Kelas III Sukamara membantu produktifitas pasar dengan menjual hasil panen ke pasar-pasar di wilayah tersebut.
“Apalagi kita dengar sudah beberapa kali panen, seperti timun dan lain-lain. Kita apresiasi hal ini, jadi saya yakin kebutuhan akan sayuran di Sukmara bisa terbantu dengan adanya agrowisata Lapas Sukamara,” ungkap Ahmadi.
Namun Ahmadi, mengharapkan semangat produktifitas yang ada agar tidak kendur. Apalagi tumbuh-tumbuhan disana tampak begitu subur.
“Harapan saya, agrowisata Lapas Sukamara bisa terus produktif menghasilkan untuk masyarakat Sukamara, selain bisa berwisata kesana, juga bisa menikmati hasilnya,” ucap Ahmadi.
Selain itu, agrowisata Lapas Sukamara juga telah dua kali panen mentimun, untuk panen pertama menghasilkan 70 kilo sedangkan pada panen kedua menghasilkan 400 kilo mentimun semua hasil panen tersebut dipasarkan ke pasar-pasar tradisional di Kota Sukamara hingga ke Kecamatan Jelai.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post