KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui seluruh jajaran terkaitnya saat ini terus berupaya dalam rangka pengendalian inflasi yang ada di wilayah setempat.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Seruyan Adhian Noor mengatakan, salah satu upaya yang akan pihaknya lakukan adalah menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama para pelaku usaha atau pedagang-pedagang yang ada di wilayah setempat.
Yang mana, hal ini dilakukan untuk mengendalikan dan mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang perayaan hari raya Idul Adha. “Mendekati Idul Adha ini, kita akan terus melakukan penekanan terhadap kenaikan harga. Dan nanti rencananya kita akan rapat bersama para pedagang,” katanya baru-baru ini.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa inflasi di Kabupaten Seruyan saat ini masih berada dalam standar nasional. Akan tetapi, dalam waktu dua minggu terakhir, indeks perkembangan harga (IPH) di wilayah setempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada beberapa komoditas bahan pokok yakni bawang, telur dan daging ayam.
“Indeks harga Seruyan paling tinggi se-Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan kenaikan IPH tertinggi 5.48%,” ujarnya.
Dan untuk hal itu jugalah alasan pihaknya akan segera melaksanakan rapat dengan para pedagang. “Karena kita khawatir jika kenaikan harga ini terus terjadi, maka akan semakin memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post