KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan terus berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian yang ada di wilayah setempat.
Kepala DKPP Kabupaten Seruyan Albidinnor melalui Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Rensi Narulita Siregar mengatakan, salah satunya adalah dengan memperhatikan keberadaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di desa-desa.
“Khususnya yang terkait dengan Biaya Operasional Penyuluh (BOP) untuk yang tenaga honorernya. Karena PPL ini ada dua, ada yang honorer dan ada juga yang Pegawai Negeri Sipil (PNS),” katanya, Jum’at 28 Oktober 2022.
Karena menurutnya, pada tahun anggaran 2022 ini, BOP untuk PPL baik itu yang tenaga honorer maupun PNS tidak ada. “Baru tahun ini saja BOP itu tidak ada, karena biasanya setiap tahun selalu ada. Mungkin karena anggaran yang terbatas,” ujarnya.
Kendati demikian, pada tahun 2022 ini, pihaknya terbantu BOP yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng). Akan tetapi, BOP dari pemprov ini hanya diberikan untuk PPL yang berstatus PNS.
“Mungkin tahun depan akan kami usahakan supaya itu ada. Karena itu sangat membantu biaya operasional mereka untuk turun ke lapangan, seperti BBM. Karena mereka itukan memang orang lapangan,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post