KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan saat ini tengah melakukan upaya dalam rangka pengendalian inflasi di wilayah setempat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan melaksanakan pasar murah sembako.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perindustrian dan Perdagangan (Dikoperindag) Kabupaten Seruyan Primermen mengatakan, yang mana dalam satu paket sembako tersebut terdiri dari beras lima kilogram, gula dua kilogram serta minyak goreng satu liter.
“Harga jualnya adalah Rp100.000, kita subsidi setengahnya, jadi masyarakat cukup membayar Rp50.000 saja,” katanya, Rabu 19 Oktober 2022.
Ia menjelaskan, ada alasan mengapa tiga bahan pokok (bapok) tersebut menjadi pilihan dalam pelaksanaan pasar murah kali ini. Yang pertama adalah karena bapok tersebut sangat mempengaruhi daya beli masyarakat. “Dan ini juga dampaknya terhadap inflasi sangat besar,” ujarnya.
Selain itu, ada beberapa kebutuhan masyarakat yang juga berpengaruh terhadap inflasi, salah satunya adalah penggunaan LPG. Hal ini jugalah yang menjadi salah satu alasan mengapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan juga melaksanakan pasar murah LPG 3 kilogram di wilayah setempat.
“Karena biasaya LPG inikan juga banyak digunakan oleh para pelaku-pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti penjual gorengan dan lain-lain,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post