KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menggelar agenda rembuk atau temu petani kelapa sawit mandiri maupun petani kelapa sawit plasma.
Agenda tersebut dihadiri oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Ferry Khaidir, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Seruyan, Kabag Ekonomi, Kabag Pemerintahan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag), camat, kepala desa (kades), petani kelapa sawit serta pengurus koperasi yang di wilayahnya terdapat petani kelapa sawit.
Bupati Seruyan Yulhaidir mengatakan, rembuk dan temu petani tersebut salah satunya adalah bertujuan untuk membentuk kepengurusan Himpunan Petani Kelapa Sawit Seruyan (HPKSS) periode 2022-2025.
“Dan pada saat pemilihan, setiap kecamatan itu cukup diwaliki oleh tiga orang saja. Nanti tiga orang ini yang akan membentuk kepengurusan HPKSS di wilayahnya masing-masing,” katanya di Kuala Pembuang.
Selain itu, dirinya juga berharap agar dalam kepengurusan nantinya bisa dipilih ketua atau pimpinan organisasi yang berpengalaman. “Hal ini agar organisasinya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Disamping untuk membentuk kepengurusan HPKSS, temu petani tersebut juga bertujuan untuk memberikan ruang atau fasilitasi kepada petani kelapa sawit mandiri maupun plasma untuk menyampaikan berbagai macam permasalahan yang selama ini dialami. “Melalui agenda ini, kita bisa bersama-sama mencarikan solusi terkait permasalahan yang mereka alami,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post