KUALA PEMBUANG – Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Seruyan Tunjarsyah mengungkapkan jika pembentukan Forum Komunikasi dan Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Seruyan tahun 2022 merupakan langkah bagus untuk menangani berbagai macam permasalahan yang dialami oleh perempuan dan anak.
“Forum ini merupakan wadah untuk menyamakan persepsi dan bekerja sama untuk mengatasinpermasalahan perempuan dan anak, diantaranya trafficking, kekerasan, prostitusi, pernikah dini, putus sekolah, ekspoiltasi dan kematian ibu dan anak,” katanya di Kuala Pembuang, Selasa 15 Februari 2022.
Ia menjelaskan, dalam kurun waktu dua dekade terakhir, isu tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia mulai jadi konsen berbagai kalangan, baik secara nasional maupun onternasional. Di mana permasalahan mengenai perempuan dan anak merupakan tanggung jawab semua orang, setiap warga dan kewajiban masyarakat berpartisipasi aktif bersama pemerintah serta dunia usaha.
Dibentuknya forum ini diharapkan mampu mewadahi dan menjembatani komunikasi, koordinasi maupun saling berbagi informasi, data dan pembelajaran dalam perspektif pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Forum ini dapat menjadi kekuatan bersinergi untuk mendorong upaya penanganan permasalahan perempuan dan anak di wilayah setempat, serta mendorong peribahan perilaku masyarakat lebih peka terhadal permasalahan yang terjadi disekitarnya,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post