KUALA PEMBUANG – Beternak kambing nampaknya menjadi salah satu bidang usaha yang harus mendapat perhatian lebih dari masyarakat.
Seperti halnya yang kini tengah digeluti oleh Giya seorang peternak kambing sukses yang ada di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
Ia mengaku, dari beternak kambing yang telah digeluti selama kurang lebih lima tahun, kini dia bersama sang kaka telah memiliki omset keuntungan yang mencapai 500 juta rupiah.
“Saya mengembangkan ini bersama kaka. Sempat jatuh bangun juga, tapi setelah belajar dan terus belajar hingga bisa jadi seperti ini,” katanya, Rabu 26 Mei 2021.
Ia mengatakan, dari awal mulanya yang hanya bermodalkan sedikit bibit saja, kini jumlah kambing yang ada dipeternakannya sudah mencapai 95 ekor.
“Itupun sebenarnya sudah dikurangi dengan dijual, sebelumnya sempat sampai 145 ekor. Tapi karena kandangnya sesak, jadi untuk saat ini sisanya sekitar 95. Tapi ini juga sekitar 22 indukan sedang mengandung, jadi saat fase melahirkan nanti jumlahnya akan bertambah lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, fase reproduksi kambing sendiri terjadi selama dua kali dalam satu tahun dan satu indukan bisa melahirkan 1-3 ekor anak. Jenis kambing yang ada di peternakannya sendiri yaitu kambing PE (Peranakan Etawa).
Disamping itu, dirinya juga saat ini telah membentuk sebuah komunitas peternakan yang diberi nama Antang Batamat dengan jumlah anggota mencapai 500 orang.
Peternakannya sendiri juga sudah terdaftar di Kementerian dan mendapatkan izin resmi mulai dari izin jual beli, pemotongan, karantina, pengelolaan dan lain-lain.
“Untuk harga sendiri cukup bervariasi. Kalau untuk indukan dewasa itu minimal 6 juta satu ekor. Saat ini kita masih fokus untuk pembibitan di kabupaten, makanya kita buat komunitasnya untuk membangkitkan semangat peternakan kambing di wilayah kita ini,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)





















Discussion about this post