Satpol PP Amankan 56 Jeriken dari Lokasi Pelangsiran BBM di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya bersama tim gabungan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DPKUKMP) serta Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah setempat.

Kepala Satpol PP, Berlianto melalui Kepala Bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Palangka Raya, Djoko Wibowo, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya menemukan puluhan jeriken yang diduga digunakan untuk menimbun BBM bersubsidi.

Baca juga berita lainnya

“Kita menemukan 56 jeriken di salah satu tempat pelangsir BBM, ada empat yang terisi Pertalite, sisanya kosong. Jeriken itu kita amankan di kantor Satpol PP. Kalau pun mereka ingin mengambil, kami akan meminta keterangan terlebih dahulu, darimana mereka mendapatkan BBM itu,” jelasnya, Rabu, 22 Oktober 2025.

Dia menambahkan, dua pelaku yang berada di lokasi tidak mengakui perbuatannya dan mengaku baru mulai melakukan aktivitas pelangsiran. Namun, dari hasil pengamatan, pihaknya menduga kegiatan tersebut sudah berlangsung cukup lama.

“Dua pelaku pelangsir minyak tadi tidak ada yang mengaku, mereka menjelaskan bahwa mereka baru-baru saja melakukan pelangsiran BBM ini. Tapi saya memperkirakan dari lokasi pelangsiran ini bahwa mereka sudah lama melakukan aksi pelangsiran dan penimbunan BBM,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, satu jeriken yang diamankan memiliki kapasitas sekitar 20 liter, sehingga total BBM yang berhasil diamankan mencapai sekitar 80 liter. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penertiban untuk mencegah praktik pelangsiran BBM bersubsidi.

“Kami akan melakukan pengawasan rutin dan mengingatkan kepada SPBU untuk tidak ada terjadinya pelangsiran minyak. Mungkin nanti kami akan rutin melakukan pendisiplinan ke tempat yang diduga pelangsir BBM, namun waktunya tidak bisa kami sampaikan agar tidak ada yang membocorkan informasi tersebut,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa dasar hukum penertiban kegiatan pelangsiran BBM ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Ketertiban Umum, khususnya Pasal 41 dan 42 yang mengatur tentang tertib penjualan bahan bersubsidi pemerintah.

“Kami menindaklanjuti sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2024, Pasal 41 dan 42, di mana setiap orang atau badan dilarang melakukan kegiatan usaha penjualan, penimbunan, atau penyalahgunaan bahan bersubsidi tanpa izin resmi. Ini juga bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan memastikan subsidi pemerintah tepat sasaran,” ujarnya.

Dia menambahkan, pengawasan terhadap praktik pelangsiran BBM akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi, seperti Satpol PP, DPKUKMP, Dishub, serta aparat penegak hukum.

“Ke depan, kami akan meningkatkan koordinasi dan pengawasan agar tidak ada lagi pelangsiran BBM di wilayah Kota Palangka Raya. Tujuannya agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Melalui langkah tegas ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap praktik pelangsiran dan penimbunan BBM bersubsidi dapat ditekan, serta tercipta ketertiban dalam pendistribusian bahan bakar di wilayah setempat.

(rzl/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • Kock_k%2Fhakkapa/ulds_image'>
    TEKNO HOLISTIK%2Fh.ass='module-overlay'>
    -_1o3": ,"clas; ads_i: #fff;epoeng.cstyalteads_i: #ffffff;epoacstyalteads_i: #ffffff;esizes="auto" data-expand="700" />TENTANG KAMIPEDOMANDISCLAIMER.jpg?v=takalteng.com/dstyaltefockdak S: 15px; fockdwm/int: bdat; nt">-_1o3": ,"clas; ads_i: #fff;epoeng.cstyalteads_i: #ffffff;epoacstyalteads_i: #ffffff;esizes="auto" data-expand="700" />KEBIJAKAN PRIVASIKONTAK.jpg?v=takalteng.c'>
    -_1o3": ,"clas; ads_i: #fff;epPT RAJA DIGITAL MEDIAv class='prstyalteads_i: #fff; fockdak S: 11px; fockdwm/int: 400; nt">-_1o3": ,"clas; marwww.mop:-8pxBAJL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01v class='prstyalteads_i: #fff; fockdak S: 11px; fockdwm/int: 400; nt">-_1o3": ,"clas; marwww.mop:-8pxBAKEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANGv class='prstyalteads_i: #fff; fockdak S: 11px; fockdwm/int: 400; nt">-_1o3": ,"clas; marwww.mop:-8pxBASAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAHv class='prstyalteads_i: #fff; fockdak S: 12px; nt">-_1o3": ,"clas; fockdwm/int: bdat">PROUDLY POWERED BYpan class="share-text"teknohdaiv cawari"rstyalteads_i:#fff">TEKNO HOLISTIK%2Fhass='module-overlay'>
    Lowww to your ck_ass= ageowerkot='preloaderform-m,sp.mat.c'>w.input //www.nt">1 namww.usernamw" pJacehdata-="Usernamw" vefuee"wwerkotpreloaderinput_fieat">w.input //www.poadword1 namww.poadword1 pJacehdata-="Poadword1 vefuee"wwerkotpreloaderinput_fieat w.input //www.checkboxtr_id"w.oragei-bew.Rdme,"in Mt.morage>erkot='preloaderg-recaptlhapan Tidaktekey="6LdiJDUndard"PgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0t.c'>w.input //www.hidloc" namww.ahref="hvefuee"lowww_xcedli epw.input //www.hidloc" namww.:"autono",""hvefuee"6fa3cabb0t">w.input //www.sub0"," namww.:menlowww_butto2F02%2F27%butto2F0vefuee"LowoInpan Tidpro",sp="Pro",sps/st.t.t.pan Tidatr2/hakLowoInp>erkot='preloaderion_mod:"las"jeearfixcan class="s#ementorgot-bebendule_elemenspanp:"la torgot">Forgott"httoadword?n-kesadaran--bebesadaran-warga-jad_id":mentorgot-bebendule_elemenspanp mfp-glth->
    w.input //www.nt">1 namww.user_lowww" pJacehdata-="Your e_cla or usernamw1 vefuee"wwerkot='preloaderg-recaptlhapan Tidaktekey="6LdiJDUndard"PgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0t.c'>w.input //www.hidloc" namww.ahref="hvefuee"torget_poadword_xcedli epw.input //www.hidloc" namww.:"autono",""hvefuee"6fa3cabb0t">w.input //www.sub0"," namww.:menlowww_butto2F02%2F27%butto2F0vefuee"Rak "Poadword1 n Tidpro",sp="Pro",sps/st.t.t.pan Tidatr2/hakRak "Poadword1>erkot='preloaderion_mod:"las"jeearfixcan class="s#emenlowww-bebents/storage/2endule_elemenspanp:"latpopularpost_item "","epoard"LowoInn-kesadaran--bebesadaran-warg:" circl //www.nt">/java circl"e">/java circl"edocutop".addEvop"orage/di('age/2xt17pu', evop" => evop".t":"op"De":"al()); ages9.2 ncludseskc" = ( evop" ) => evop".t":"op"De":"al(); docutop".a28eskc"star" = 2 ncludseskc"; ages9.2 nclud_:"op"s =o['icle', 'cut', 'poate', 'drag', 'drop']; 2 nclud_:"op"s.-beEach( funhref=( evop"_namw ) { docutop".addEvop"orage/di( evop"_namw, funhref= (evop") { evop".t":"op"De":"al() return > { if ( evop".detcla.isOp"ht) DevToolsIsOp"h(); }); } funhref= DevToolsIsOp"h() { if ( odule-por.userAgop".lndexOf('iP_ima') > -1t) return > ist_tbbmwdiapalhakim-raya025.webpw.mac hretcfa fa-/tw">="Satpolr.phPciaAman2F2cia56spanerikoccialshare_Lokasiw.facdiv> ist_"> Palhakim8 shaya02popularpost_item tatakalt-offihrefepoardn-kesbutto2ws_modulseskc" formatbutto2w_typetn nt"> ist_tbbmwdiapalhakim-raya025.webpw.mac hretcfa fa-/tw">="Satpolr.phPciaAman2F2cia56spanerikoccialshare_Lokasiw.facdiv> ist_"> Palhakim8 shayaclasocialshare_list"> <02popularpost_item nt">
    950950
    1 vefuee"w ass"/>:"butto2wts/storage/2Search Butto2F0//www.sub0"," 2%2F27%han Pearch_butto2wetn"popularpost_item fearchepoardn-butto2an--bebes
    Naut%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryicurrop"-spl-canceebasi17pu-resm-has-childropi17pu-resm-122415ata-sizes="auto" data-expand="700" />D?u=ht%2Fhad="jnews_msubn-peu0ewn-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122429to" data-expand="700" />
    Kzes="auto Tdata-%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryicurrop"-spl-canceebasicurrop"-17pu-parop"icurrop"-spl-cparop"i17pu-resm-122436to" data-expand="700" />
    Palhakim haya%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122425ata-sizes="auto" data-expand="700" />
    Gunucl Mat%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-12243fota-sizes="auto" data-expand="700" />Kzpuam%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122431ota-sizes="auto" data-expand="700" />Kow3.org/200 Busah%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122433.2a-sizes="auto" data-expand="700" />Makucl haya%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122437ata-sizes="auto" data-expand="700" />
    Legislpaif%2Fhad="jnews_msubn-peu0ewn-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122444.2a-sizes="auto" data-expand="700" />DPRD Kzes="auto Tdata-%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122447ata-sizes="auto" data-expand="700" />DPRD Kow3 Palhakim haya%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122441ota-sizes="auto" data-expand="700" />DPRD Gunucl Mat%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122445ata-sizes="auto" data-expand="700" />DPRD Kzpuam%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122446to" data-expand="700" />
    DPRD Kow3.org/200 Busah%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122449to" data-expand="700" />
  • DPRD Makucl haya%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122459.2a-sizes="auto" data-expand="700" />Hukrim%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122456to" data-expand="700" />
    Ekonomi%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-122457ata-sizes="auto" data-expand="700" />
    Olahraga%2Fhakkapan-tidak-sa17pu-resmi17pu-resm-//ww-taxonomyi17pu-resm-objectgiategoryi17pu-resm-has-childropi17pu-resm-122596to" data-expand="700" />
    Opini%2Fhakkapa/ulds_kapa/ulds_image'>