PALANGKA RAYA — Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya, H. Mahjuri, menegaskan pentingnya cinta tanah air sebagai salah satu bentuk bela negara.
Dalam era globalisasi yang menyebabkan memudarnya rasa patriotisme, Mahjuri menekankan perlunya generasi penerus untuk mengadopsi sikap bela negara sejak dini, terutama di kalangan pelajar.
“Dampak buruk dari globalisasi saat ini adalah menurunnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Kondisi ini harus dihadapi dengan dorongan bagi generasi muda untuk mengintegrasikan sikap bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Senin 19 Agustus 2024.
Terpisah, Ketua Forum Bela Negara (FBN) Palangka Raya, Mambang I Tubil, juga menggarisbawahi bahwa bela negara tidak hanya terbatas pada kewajiban militer, melainkan bisa diimplementasikan dalam berbagai cara oleh pelajar dan generasi penerus.
Tubil menyebutkan beberapa bentuk implementasi bela negara, seperti rajin belajar, tolong-menolong, peduli terhadap sesama, dan berperan aktif dalam memerangi narkoba.
Sebelumnya, Kepala SMP NU Kota Palangka Raya, Umratul Jannah, menghadiri kegiatan sosialisasi bela negara yang memberikan apresiasi terhadap acara tersebut.
“Sosialisasi bela negara sangat penting untuk mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara kepada anak didik,” kata Umratul.
Acara ini bertujuan untuk memperkuat semangat bela negara di kalangan pelajar dan masyarakat, serta menghadapi tantangan globalisasi dengan meningkatkan kesadaran nasionalisme dan patriotisme.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post