PALANGKA RAYA – Dalam rangka menyambut Natal yang penuh kegembiraan, gereja yang berada di Kota Palangka Raya aktif mempersiapkan diri dengan membentuk panitia pengurus.
Panitia ini bertujuan untuk mengkoordinasikan berbagai kegiatan dan perayaan yang akan dilaksanakan selama musim Natal, menciptakan atmosfer suka cita dan kebersamaan di antara jemaat.
Dengan semangat gotong royong, anggota panitia bersiap untuk menyelenggarakan rangkaian acara yang menggugah semangat Natal.
Salah seorang Pendeta, Ayang Setiawan Tundan mengatakan, di tingkat jemaat pihaknya membentuk panitia dari awal tahun yang khusus untuk satu tahun pengurusan.
“Panitia rutin melakukan rapat dalam persiapan menjelang natal, contohnya mempersiapkan perayaan paskah. Selain itu, dari pihak seksi akan mempersiapkan paduan suara, menghias atau mendekorasi gereja dan memastikan kelengkapannya,” katanya, Selasa, 19 Desember 2023.
Dijelaskannya, untuk jumlah panitia pengurus dalam persiapan Natal berjumlah kurang lebih 30 orang dengan kesiapan gereja dalam mempersiapkan perayaan Natal sudah mencapai 90 persen.
Lebih lanjut pria yang juga selaku Ketua Jemaat GKE Sion Palangka Raya tersebut mengatakan, menanggapi terkait penyebaran virus Covid-19 varian baru yakni Eris, pihaknya menerapkan arahan dari pemerintah dalam menaati protokol kesehatan.
“Meskipun belum mendapatkan surat resmi dari pemerintah, kamu tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para jemaat,” ujarnya.
Dalam perayaan Natal tahun ini, GKE Sion Palangka Raya kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya jemaatnya, untuk menggunakan masker di tempat umum untuk menghindari terpaparnya virus Corona terlebih dengan adanya varian baru saat ini.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian dalam persiapan perayaan Natal. Kami juga menginformasikan jadwal-jadwal dari kegiatan yang dilaksanakan gereja kepada pihak kepolisian untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut,” sebutnya.
Untuk itu Ayang Setiawan Tundan berharap, perayaan Natal pada tahun ini akan berjalan lancar tanpa ada kendala, terlebih pada masa penyebaran virus Covid-19 varian baru yakni Eris.
“Diharapkan kita dapat menciptakan perayaan Natal yang harmonis, aman dan damai. Seperti yang kita ketahui tahun depan sudah memasuki tahun politik, sekalipun ada perbedaan pilihan antara jemaat, diharapkan hal tersebut tidak memecah belah masyarakat,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post