PURUK CAHU – Pohon menimpa pipa saluran air PDAM Murung Raya (Mura) Minggu 8 Maret 2020 kemarin. Akibatnya, distribusi air menuju pelanggan terhenti dan sat ini pihak PDAM terpaksa membuat pemberitahuan atas insiden tersebut yang mempengaruhi distribusi air ke masyarakat.
Hingga kini, pihak PDAM Mura telah bekerja sepenuhnya supaya pipa penghubung air bersih yang bersumber dari Sungai Dirung Undai, yang mampu menyalurkan kesemua pelanggan sekitar Kota Puruk Cahu, Kabupaten Mura dapat lancar kembali.
“Pohon roboh dipinggir sungai, terbentang menindih besi pipa penyalur air. Saat ini pasokan air agak terganggu karena kerusakan pipa pengisap dan pelempar yang patah,” kata Pj direktur PDAM Mura, Esliter SE, saat dikonfirmasi wartawan, Senin 9 Maret 2020 sore.
Saat ini lanjutnya, penyaluran air dilakukan secara bergantian dan pihaknya meminta kapada mayarakat untuk bersabar dan diupayakan secepatnya bisa lancae kembali.
“Semoga ini bisa kita selesaikan dengan cepat dan bisa membuka jalan agar kontribusi airnya nanti dapat lebih maksimal lagi,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, hal ini dapat menjadi maklum karena dalam kurun waktu kurang lebih, tujuh pelayanan distribusi air bersih ke pelanggan akan dibatasi.
“Kami sadar, bahwa apa yang sudah dilakukan tidak terlepas dari peran serta pemerintah daerah dan DPRD khususnya Komisi II sebagai mitra. Secara langsung hal ini juga dipantau oleh pak Wabup dan Sekda dilapangan. Untuk itu Kami mohon kepada pelanggan agar memahami dan bersabar,” tutupnya.
(fer/matakalteng.com)






















Discussion about this post