PURUK CAHU – Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Murung Raya (Mura) Mahyono mengatakan bahwa Kabupaten Murung Raya akan membentuk Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.
Wacana tersebut sesuai hasil Kesepakatan Ketua GP Ansor dan calon Ketua Banser Mura setelah mengikuti pelatihan dan sudah melakukan tahapan Bai’at oleh Sekjen GP Ansor Provinsi Kalteng di Kabupaten Barito Utara (Barut) tepatnya di Kota Muara Teweh, beberapa hari yang lalu.
“Hari ini saya bersama calon Ketua Banser Mura menyepakati untuk merencanakan kegiatan Diklatser, seperti yang baru saja kami ikuti di Barut beberapa hari yang lalu. Hal ini dilakukan untuk peningkatan dan mengembangkan Banser serta menjaring calon anggota sebanyak-banyaknya di Mura,” kata Mahyono, Kamis 6 Februari 2020.

Saat ini, Murung Raya telah melahirkan 38 orang anggota Banser. Untuk itu pihaknya berencana untuk menambah calon anggota lagi melalui Diklatser Ansor dan Banser di Mura.
“Kesepakatan untuk menjadi calon ketua Banser saudara saya Eko yang nantinya harus kerja keras menyebarluaskan, serta membentuk sayap-sayap dari kecamatan sampai pedesaan,” tandasnya.
Dikatakan, Banser adalah kader inti Gerakan Pemuda Ansor sebagai kader penggerak. Mengemban, pengamanan program gerakan pemuda Ansor.
Tujuanya menjaga Ulama, Agama dan garda terdepan membela NKRI serta Detasemen, dalam hal itulah kita tetap menjaring dan merekrotmen kader dari kalangan wanita untuk menjadi anggota Banser (Denwatser).
“Denwatser ini fungsinya tidak sama dengan anggota Banser laki-laki. Denwatser nantinya akan bertugas dalam pengawalan kegiatan keagamaan,juga bergerak dibidang sosialitas kemanusiaan,” demikiannya.
(fer/matakalteng.com)






















Discussion about this post