BUNTOK – Penemu alat pembersih rotan asal Desa Baru, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), bernama Ihram mengikuti lomba inovasi teknologi tepat guna tingkat nasional.
“Alat ini dalam upaya meningkatkan hasil produksi, menghemat waktu dan tenaga dalam membersihkan rotan atau meruntih rotan,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Barsel, Selviriyatmi, melalui press rilisnya, Senin 26 September 2022.
Ia mengatakan, rotan yang biasanya dibersihkan secara manual hanya mampu sebanyak 300 kilogram, dan dengan menggunakan alat ini, rotan yang dibersihkan dalam setiap harinya sebanyak 1 ton rotan.
Karena lanjut Selviriyatmi, untuk membersihkan satu potong rotan yang panjangnya sekitar 10 meter memerlukan waktu kurang dari lima menit.
“Sedangkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digunakan untuk membersihkan satu ton rotan itu sebanyak kurang lebih dua liter,” terangnya.
Menurut dia, dengan menggunakan alat ini, tentunya sangat menghemat waktu serta tenaga dan rotan yang dibersihkan jauh lebih banyak dibandingkan menggunakan tenaga manusia.
Dijelaskan, sebelumnya penemu alat pembersih rotan atau peruntih rotan ini mewakili Barsel mengikuti lomba tingkat provinsi.
“Pada lomba tingkat provinsi tersebut, alat peruntih rotan itu berhasil meraih juara 1, sehingga menjadi mewakili Kalimantan Tengah untuk mengikuti lomba inovasi teknologi tepat guna tingkat nasional,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan lomba tingkat nasional tersebut menggunakan sistem zoom meeting dari DSPMD Barito Selatan.
Ia berharap kepada seluruh masyarakat Barito Selatan agar mendoakan, semoga perwakilan Kalimantan Tengah asal Barito Selatan ini bisa memenangkan lomba
inovasi teknologi tepat guna tingkat nasional.
Selviriyatmi mengatakan, pihaknya kedepan akan bergandengan tangan membantu pak Ihram dalam pembuatan alat tersebut dengan membeli bahan-bahan yang baru.
“Karena, alat yang digunakan bapak Ihram dalam membuat mesin pembersih rotan tersebut menggunakan peralatan bekas semua,” jelasnya.
Selain itu ia juga menyampaikan, setelah kegiatan lomba ini, pihaknya akan mengikuti gelar teknologi di Bandung, Jawa Barat dan Kabupaten Barito Selatan akan mengikuti pameran dalam kegiatan itu.
“Kita nantinya juga akan membantu mendaftarkan hak cipta kekayaan intelektual alat pembersih rotan pak Ihram ini,” kata Selviriyatmi.
(co/matakalteng.com)





















Discussion about this post