NANGA BULIK – PT Pilar Wana Persada (PT PWP) merupakan salah satu Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa Sawit di Kabupaten Lamandau yang terus berupaya membantu pemerintah setempat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Plantation head PT PWP, Bambang Supriyadi mengatakan bahwa saat ini jumlah kebun kemitraan PWP yang telah tertanam mencapai 3.216 hektar atau sekitar 37 persen dari luas tanaman inti. Dimana sisa kebun kemitraan yang belum dikonversi tersebut akan segera dilakukan hingga akhir tahun 2020.
“Hingga semester I tahun 2020 atau akhir Juni lalu, kita telah melakukan konversi kemitraan dengan 6 koperasi binaan di Kabupaten Lamandau mencapai Rp55 milyar yang mencakup luas area sekitar 2.481 hektar,” ungkap Bambang, Kamis 3 September 2020.
Bambang menyebut, 6 koperasi binaan PT PWP yang kebunnya telah dikonversi tersebut berlokasi di desa-desa sekitar perusahaan, meliputi Desa Tamiang dengan koperasi Batu Sagulak Ramay Malaju dan koperasi Mitra Jaya Abadi.
Selanjutnya Desa Bakonsu dengan koperasi Lamanku Sukses Bersama dan koperasi Labora Makmur Sejahtera, koperasi Laja Manah di Desa Sokoban, koperasi Mitra Usaha di Desa Suja dan koperasi Pajar Alam Sejahtera di Desa Sungai Mentawa.
“Masyarakat yang tergabung di koperasi tersebut sudah dapat menikmati hasilnya berupa pembagian hasil yang dibagikan ke setiap anggota oleh pengurus masing-masing koperasi,” ujarnya.
“Jumlah total anggota koperasi binaan kami mencapai 1.356 petani. Sehingga kalau dirata-ratakan PT PWP telah membantu meningkatkan pendapatan petani anggota koperasi dengan jumlah mencapai puluhan juta rupiah per-anggota,” imbuhnya.
Bambang menjelaskan, total bagi hasil kemitraan dari tahun pertama panen sampai dengan Juli 2020 yang sudah diserahkan ke koperasi adalah untuk koperasi batu Sagulak Ramay Malaju (seluas 500 hektar, mulai panen tahun 2012, konversi tahun 2013) sebesar Rp 31,7 miliar, koperasi Laja Manah (luas 379 hektar, mulai panen tahun 2014 konversi tahun 2016) sebesar Rp 7,9 miliar, koperasi Mitra Usaha (luas 206 hektar, mulai panen tahun 2015, konversi tahun 2017) sebesar Rp3,5 miliar.
Sedangkan untuk koperasi Lamanku Sukses Bersama dengan luas 917 hektar, mulai panen tahun 2016, konversi tahun 2019 sebesar Rp8,5 miliar. Koperasi Pajar Alam Sejahtera (luas 277 hektar, mulai panen tahun 2016, konversi tahun 2019) sebesar Rp1,5 miliar, koperasi Labora Makmur Sejahtera (luas 202 hektar, mulai panen tahun 2017, konversi tahun 2019) sebesar Rp1,5 miliar.
“Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bidang yang menjadi fokus kepedulian PT PWP dalam mewujudkan komitmen tanggung jawab sosialnya,” kata Bambang.
Dia menyebut, ada empat sektor yang menjadi perhatian perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat yang berada di desa sekitar perusahaan, yaitu pendidikan, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan permukiman.
“Melalui sinergi dengan desa atau masyarakat sekitar kita laksanakan program-program untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga sekitar perusahaan, seperti kemitraan di perkebunan kelapa sawit, perbaikan jalan desa dan kontraktor,” tukasnya.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post