NANGA BULIK – Bupati Lamandau H Hendra Lesmana melaunching program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) di aula Desa Arga Mulya Kecamatan Bulik, Senin 4 Mei 2020.
“Hari ini program BLT dana desa berupa uang tunai sebesar Rp 600.000,- resmi disalurkan kepada masyarakat desa Arga Mulya dan akan segera diikuti oleh desa-desa lainnya,” ungkap Hendra setelah menyerahkan secara simbolis BLT-DD kepada perwakilan warga penerima.
Program BLT-DD ini, kata Hendra Lesmana merupakan program pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan dampak covid-19, yang mana setiap desa menggunakan sebagian anggaran dana desa untuk disalurkan langsung kepada warga diluar daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
“Melalui program BLT- DD ini, uang senilai Rp600 diberikan kepada warga kurang mampu terdampak covid- 19 non BPNT dan PKH selama tiga bulan yakni April hingga Juni 2020,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu menyampaikan pesan kepada aparat desa agar program BLT-DD tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku. “Proses pendataan semua program bantuan harus melibatkan semua unsur di desa dengan diawasi oleh pihak TNI-Polri, agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan permasalahn dikemudian hari,” ucap Bupati Hendra.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lamandau, Muriadi menyampaikan bahwa setelah pelaksanaan lounching BLT-DD oleh Bupati ini, maka secara otomatis akan diikuti oleh seluruh desa yang ada di Kabupaten Lamandau.
“Untuk desa Arga Mulya jumlah penerima BLT-DD sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK), jumlah tersebut diluar daftar penerima BPNT dan PKH,” ungkapnya.
“Kita berharap program ini segera tersalur kepada masyarakat di semua desa se- Kabupaten Lamandau,” tukasnya.
Diketahui, untuk program ini pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar senilai Rp 22,4 atau 31% dari total dana desa tahun 2020 senilai Rp 71,19 Triliun, dan akan disalurkan kepada penerima selama tiga bulan.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post