NANGA BULIK – Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan deteksi dini program Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau mencapai 97.77 persen. Hal tersebut terungkap saat penutupan program percontohan kegiatan deteksi dini faktor resiko PTM tahun 2019, berlangsung di Aula Desa Mekar Mulya, Kamis 26 September 2019, kemarin.
Camat Sematu Jaya, Turmudi, kepada wartawan menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan pada kecamatan sematu jaya dalam program deteksi dini faktor PTM ini, “Kami merasa terbantu dengan adanya program ini, dan Alhamdulillah pencapaiannya melebihi target,” ungkapnya.
Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat, untuk itu pemerintah Kecamatan Sematu Jaya senantiasa mendukung adanya program-program di bidang kesehatan, salah satunya program PTM ini.
Sementara itu, Jaya, Kabid Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, saat dikonfirmasi, Jumat 27 September 2019 menyatakan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan PTM yang dilaksanakan di kecamatan Sematu Jaya, kegiatan dapat terlaksana dengan baik sehingga hasilnya memuaskan.
“Kami turut bangga dengan pencapaian 97,77 persen di kecamatan Sematu Jaya, itu artinya masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat,” tukas Jaya.
Hadir dalam acara penutupan program percontohan deteksi dini penyakit tidak menular kemarin, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng diwakili, Yulka Susana, Kasi PTM dan Keswa, Dinkes Provinsi Kalteng.
Dirinya mengatakan dengan adanya program ini, menyadarkan masyarakat yang telah berumur 15 tahun keatas atas resiko penyakit PTM, seperti jantung, gagal ginjal, dan hipertensi.
(btg/matakalteng.com)
















Discussion about this post