• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Batik Lamandau Mulai Rambah Pasar Internasional

Batik Lamandau Mulai Rambah Pasar Internasional

Sabtu, 13 Juli 2019
in Lamandau
A A
Share on FacebookShare on Twitter

NANGA BULIK – Batik Indonesia telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.

Kabupaten Lamandau merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Kobar pada tahun 2002. Meskipun termasuk daerah yang sangat muda, namun kini daerah berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini telah memiliki ikon dibidang karya seni dan busana, khususnya batik masyarakat menyebutnya batik Lamandau.

Baca juga berita lainnya

Situasi Kondusif, Pemkab Lamandau Siapkan Satgas Tangani Ormas Bermasalah

Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Lamandau Dipenuhi Tangis Haru Keluarga

Kadisdikbud Lamandau Paparkan Kemajuan PPDB Online

Jelang HUT Bhayangkara Ke – 78, Polres Lamandau Gelar Zoom Meeting dan Baksos

Pusat produksi dan penjualan batik Lamandau ini ada di Griya Umiy Lasega milik Umy Taslimah (42) yang beralamat di desa Sumber Mulya Rt 13 Rw 9 Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau. Perempuan berdarah Jawa yang tinggal di Lamandau sejak tahun 1994 ini merupakan sosok penting berdirinya Griya Umiy Lasega.

Saat dijumpai di Griya batik miliknya, Umy menjelaskan bahwa dirinya telah mengalami jatuh bangun berbagai tantangan dalam mewujudkan impiannya memiliki usaha dibidang busana ini, dengan keuletan dan kerja kerasnya, kini usahanya sudah dikenal masyarakat, baik lokal dan luar daerah bahkan sampai mancanegara.

“Alhamdulillah usaha saya ini makin berkembang dan maju, berkat dukungan keluarga,masyarakat dan pemerintah. Saat ini Griya Umiy Lasega menjadi satu-satunya pusat batik Khas Lamandau,” ungkapnya, Sabtu 13 Juli 2019.

Umy memaparkan bahwa usaha batik miliknya ini dimulai sejak tahun 2015 silam. Kini selain menjadi pusat produksi batik khas Lamandau, Griya Umiy Lasega juga sebagai pusat kursus menjahit yang dibuka secara umum.

“Kami memproduksi berbagai jenis batik diataranya batik tulis, batik cap, sibori, batik printing dan batik jumputan, hingga saat ini kami telah berhasil memproduksi kurang lebih 20 motif kain batik khas Lamandau Lamandau,” imbuhnya.

Ditanya mengenai proses pembuatan batik khas Lamandau, Umy menjelaskan bahwa untuk menghasilkan batik berkualitas, harus melalui beberapa proses dengan tingkatbkesulitan yang berbeda, tergantung jenis dan motif yang akan di buat.

“Ada 8 tahap yang harus dilakukan untuk membuat batik jenis batik tulis diantaranya membuat desain, nyanting atau menggambar pola batik menggunakan lilin atau malam, kemudian nyolet atau memberi warna pada motif batik. Selain itu juga emboki atau menutup motif sebelum diberi warna dasar,” terangnya.

Selanjutnya juga da nglodro atau memberi warna dasar pada batik, viksasi atau penguncian warna agar tidah luntur mengunci warna agar tidak luntur, kemudian nglorot atau membersihkan malam atau likin pada kain, dan yang terakhir penjemuran.

“Untuk pembuatan jenis batik lainnya juga membutuhkan proses dan ketelitian sehingga akan menghasilkan batik dengan kualitas terbaik,” beber Umy. Perihal pemasaran batik khas Lamandau ini, Umy mengatakan bahwa saat ini sudah mulai dikenal di daerah lain bahkan sampai keluar negeri.

Dalam satu bulan, ratusan kain batik dapat diproduksi di tempat ini,selain dijual langsung berupa kain,Griya Umiy Lasega jua melayani pembuatan busana jadi,berbentuk baju pria dan wanita,dress,rok,gamis dan lain sebagainya. “Alhamdulillah, selain dipasarkan di lamandau saat ini batik kami telah buka galeri di Gedung Smeco Lt 2 Jakarta Selatan,dari situ batik khas lamandau dapat dikenal oleh masyarakat dari berbagai tempat,” jelasnya.

(btg/matakalteng com)

Share21Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Ketua Komisi I Minta Pemkab Cermati RKPD

Next Post

TMMD Wujud Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

Berita Terkait

Situasi Kondusif, Pemkab Lamandau Siapkan Satgas Tangani Ormas Bermasalah
Lamandau

Situasi Kondusif, Pemkab Lamandau Siapkan Satgas Tangani Ormas Bermasalah

Sabtu, 14 Juni 2025
Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Lamandau Dipenuhi Tangis Haru Keluarga
Lamandau

Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Lamandau Dipenuhi Tangis Haru Keluarga

Sabtu, 29 Juni 2024
Kadisdikbud Lamandau Paparkan Kemajuan PPDB Online
Lamandau

Kadisdikbud Lamandau Paparkan Kemajuan PPDB Online

Jumat, 28 Juni 2024
Jelang HUT Bhayangkara Ke – 78, Polres Lamandau Gelar Zoom Meeting dan Baksos
Lamandau

Jelang HUT Bhayangkara Ke – 78, Polres Lamandau Gelar Zoom Meeting dan Baksos

Selasa, 25 Juni 2024
Apel Kesiapan Petugas Pantarlih, Ini Arahan Ketua KPU Lamandau
Lamandau

Apel Kesiapan Petugas Pantarlih, Ini Arahan Ketua KPU Lamandau

Senin, 24 Juni 2024
Sengketa Lahan Sawit, Kelompok Tani BSL Gugat PT Gemareksa Mekar Sari di Pengadilan
Lamandau

Sengketa Lahan Sawit, Kelompok Tani BSL Gugat PT Gemareksa Mekar Sari di Pengadilan

Senin, 24 Juni 2024
Load More
Next Post

TMMD Wujud Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

TMMD Bentuk Partisipasi TNI Dalam Percepatan Pembangunan, Kata Bupati Kobar

Satgas TMMD Pangkut Bantu Warga Kurang Mampu

Kades Diminta Kurangi Perjalanan Dinas

DPRD Sayangkan Ada Bangunan Pemerintah Tidak Kantongi IMB

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK