• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 16 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Pemkab Kotim Dalami Penyebab Mahalnya Minyakita, DKUKMPP Soroti Distribusi dan Sebaran Mitra Bulog

Pemkab Kotim Dalami Penyebab Mahalnya Minyakita, DKUKMPP Soroti Distribusi dan Sebaran Mitra Bulog

Senin, 15 Juni 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih.

Foto:Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan akan segera menggelar rapat bersama Perum Bulog dan pihak distributor guna menelusuri penyebab masih tingginya harga Minyakita di sejumlah pasar tradisional meskipun stok barang dipastikan tersedia.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih, mengatakan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kepolisian, kejaksaan, Bulog dan instansi terkait menunjukkan persoalan utama bukan berada pada tingkat produksi.

Baca juga berita lainnya

Umat Hindu Kotim Capai 21 Ribu Jiwa, Kemenag Kalteng Soroti Minimnya Guru Agama dan Fasilitas Ibadah

Soroti Ancaman Isolasi Sosial di Era Digital, Kemenag Sebut Dharmasanti Jadi Solusi

Dharmasanti Nyepi 1948 Saka Jadi Momentum Pererat Persaudaraan dan Kerukunan di Kotim

BPJS Ketenagakerjaan Sampit Tingkatkan Literasi Jamsostek bagi Pengemudi Online Gasjek

“Untuk sidak Minyakita dan LPG sudah kita lakukan. Dari hasil sidak itu, kami melihat persoalannya bukan di pengolahan atau di pabriknya, tetapi lebih kepada distribusinya,” kata Muslih, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, dalam beberapa hari ke depan pemerintah daerah akan mengundang Bulog dan sejumlah distributor yang terlibat dalam penyaluran Minyakita untuk membahas berbagai temuan di lapangan.

“Kami sudah sepakat bersama Bagian Ekonomi untuk mengundang Bulog dan beberapa distributor yang berkaitan dengan perusahaan produsen minyak. Tujuannya untuk mencari solusi terhadap persoalan yang terjadi saat ini,” ujarnya.

Muslih menjelaskan salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah belum meratanya distribusi pasokan ke mitra Bulog di sejumlah pasar.

“Kami melihat suplai barang ke mitra Bulog kemungkinan belum merata. Bisa saja mitra yang ada di Pasar PPM jumlahnya lebih sedikit dibandingkan mitra yang ada di Pasar Keramat. Ini yang nanti akan kami diskusikan dengan Bulog berkaitan dengan penyebaran mitra penyalur Minyakita,” katanya.

Ia menilai pemerataan mitra penyalur menjadi faktor penting agar masyarakat lebih mudah memperoleh Minyakita dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Muslih juga menyinggung pola distribusi Minyakita yang saat ini diterapkan Bulog di Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi jarak dan biaya transportasi.

“Secara teknis memang ada yang mengambil dari Kotim dan ada yang mengambil dari Kotawaringin Barat. Ada juga pasokan dari Kotim yang kemudian didistribusikan ke Palangka Raya. Itu merupakan prosedur mereka untuk menyesuaikan jarak tempuh dan biaya distribusi,” jelasnya.

Namun demikian, pemerintah daerah tidak terlalu mempersoalkan mekanisme teknis tersebut selama stok di gudang Bulog tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat Kotim dapat terpenuhi.

“Yang penting bagi kami, stok Minyakita di gudang Bulog tersedia dan suplai untuk masyarakat Kotim tidak mengalami kekurangan,” tegasnya.

Muslih mengatakan kesimpulan sementara dari hasil sidak menunjukkan bahwa persoalan utama lebih mengarah pada distribusi dan pemerataan mitra penyalur dibandingkan ketersediaan stok barang.

“Kesimpulan sementara kami, penyebaran mitra-mitra Bulog ini yang belum optimal. Kemungkinan dari situ berpengaruh terhadap harga di lapangan,” ujarnya.

Terkait adanya informasi berkurangnya pasokan Minyakita kepada sejumlah mitra dari sebelumnya 50 dus menjadi sekitar 20 dus setiap pengiriman, Muslih mengaku pemerintah daerah masih menunggu penjelasan resmi dari Bulog.

“Nanti akan kami rapatkan bersama Bulog. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini bisa terlaksana. Kami ingin mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai pengurangan jatah mitra yang sebelumnya sekitar 50 dus menjadi 20 dus,” katanya.

Menurutnya, penjelasan tersebut penting agar pemerintah daerah memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi distribusi Minyakita di lapangan.

Menanggapi dugaan adanya penimbunan Minyakita yang sempat dikeluhkan sejumlah pedagang dan masyarakat, Muslih menegaskan pemerintah daerah masih melakukan pendalaman dan belum menemukan bukti yang mengarah pada praktik tersebut.

“Berkaitan dengan spekulasi adanya penimbunan Minyakita, saat ini masih kami telusuri. Kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam proses pendalaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila nantinya ditemukan indikasi penimbunan atau pelanggaran distribusi yang merugikan masyarakat, maka pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau ditemukan indikasi pelanggaran, tentu ada sanksi sesuai undang-undang. Dalam pengawasan ini kami juga menggandeng kepolisian sehingga apabila ada unsur pelanggaran hukum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Muslih juga menyoroti masih tingginya harga Minyakita di sejumlah tempat. Menurutnya, apabila jalur distribusi sudah berjalan normal tetapi harga tetap tinggi, maka pemerintah akan menelusuri kemungkinan adanya permainan harga di tingkat pedagang.

“Kalau harga HET sekitar Rp15.700 per liter, paling tinggi Rp16.000 masih bisa ditoleransi. Tetapi kalau di atas itu tentu akan kami cek lagi di lapangan,” katanya.

Ia menilai tingginya harga tidak selalu disebabkan oleh distribusi yang kurang lancar, melainkan bisa juga dipengaruhi praktik pengambilan keuntungan yang berlebihan oleh oknum pedagang.

“Kalau distribusinya sudah baik tetapi harga masih tinggi, berarti ada faktor lain yang perlu ditelusuri, termasuk kemungkinan permainan harga di tingkat pedagang,” ujarnya.

Meski terjadi keluhan terkait tingginya harga, Muslih memastikan Minyakita di Kotim tidak mengalami kelangkaan.

“Kalau Minyakita dipastikan tidak langka. Stok tersedia,” tegasnya.

Ia menjelaskan salah satu faktor yang memengaruhi distribusi belakangan ini adalah adanya penyaluran bantuan pangan pemerintah yang juga memanfaatkan jalur distribusi Bulog ke sejumlah kecamatan dan desa.

“Salah satu penjelasan dari Bulog adalah karena saat ini mereka juga sedang menyalurkan bantuan pangan pemerintah ke sejumlah wilayah. Kemungkinan itu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi distribusi ke mitra,” katanya.

Karena itu, pemerintah daerah berharap rapat koordinasi yang akan digelar dalam waktu dekat dapat menghasilkan solusi konkret untuk memperlancar distribusi, menjaga ketersediaan pasokan dan mengembalikan harga Minyakita sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Produk Karya Siswa SD Dinilai Siap Masuk Pasar, Pemkab Kotim Siap Bantu Promosi

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Sampit Tingkatkan Literasi Jamsostek bagi Pengemudi Online Gasjek

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Umat Hindu Kotim Capai 21 Ribu Jiwa, Kemenag Kalteng Soroti Minimnya Guru Agama dan Fasilitas Ibadah

Senin, 15 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Soroti Ancaman Isolasi Sosial di Era Digital, Kemenag Sebut Dharmasanti Jadi Solusi

Senin, 15 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Dharmasanti Nyepi 1948 Saka Jadi Momentum Pererat Persaudaraan dan Kerukunan di Kotim

Senin, 15 Juni 2026
Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sampit Tingkatkan Literasi Jamsostek bagi Pengemudi Online Gasjek

Senin, 15 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Produk Karya Siswa SD Dinilai Siap Masuk Pasar, Pemkab Kotim Siap Bantu Promosi

Senin, 15 Juni 2026
Kotawaringin Timur

163 Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit, Seluruhnya Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Jumat, 12 Juni 2026
Load More
Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Sampit Tingkatkan Literasi Jamsostek bagi Pengemudi Online Gasjek

Dharmasanti Nyepi 1948 Saka Jadi Momentum Pererat Persaudaraan dan Kerukunan di Kotim

Soroti Ancaman Isolasi Sosial di Era Digital, Kemenag Sebut Dharmasanti Jadi Solusi

Umat Hindu Kotim Capai 21 Ribu Jiwa, Kemenag Kalteng Soroti Minimnya Guru Agama dan Fasilitas Ibadah

DPRD Kotim Dorong Musyawarah Usai Sengketa Lahan Berujung Putusan MA

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Pendidikan Tinggi Kian Mahal, Akses Rakyat Kian Terbatas

Minggu, 14 Juni 2026

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026

Minyakita Jadi Sorotan, Pemkab Kotim Sidak Pabrik dan Distribusi untuk Tekan Inflasi

Jumat, 12 Juni 2026

Penerbangan Baru Lancarkan Arus Barang, Bupati Kotim Temukan Solusi Kendalikan Inflasi

Rabu, 10 Juni 2026

Bazar UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 10 Juni 2026

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12227 shares
    Share 4891 Tweet 3057
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5949 shares
    Share 2380 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3799 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2364 shares
    Share 946 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK