• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, 24 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Pemkab Kotim Terlalu Fokus Pembangunan Kota? Warga Pulau Hanaut Mengeluh Infrastruktur Bertahun-tahun Rusak

Pemkab Kotim Terlalu Fokus Pembangunan Kota? Warga Pulau Hanaut Mengeluh Infrastruktur Bertahun-tahun Rusak

Sabtu, 16 Mei 2026
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO: AGUS/MATAKALTENG - Kondisi sebagian Jalan Poros di Kecamatan Pulau Hanaut. 

FOTO: AGUS/MATAKALTENG - Kondisi sebagian Jalan Poros di Kecamatan Pulau Hanaut. 

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Pulau Hanaut kembali menuai sorotan. Wilayah yang masih masuk administrasi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) itu dinilai seolah tertinggal jauh dari pembangunan, bahkan oleh masyarakatnya sendiri dianggap seperti bukan bagian dari daerah yang selama ini mereka tempati dan bayar pajaknya.

Ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur di wilayah perkotaan, kondisi jalan di Pulau Hanaut justru masih memprihatinkan. Jalan poros yang menghubungkan sejumlah desa di kawasan tersebut terlihat rusak berat dan minim perawatan. Berdasarkan pantauan di lapangan beberapa waktu lalu, ruas jalan dari Desa Handil Pala menuju Desa Hantipan tampak penuh lubang dan nyaris tidak layak dilalui kendaraan biasa.

Baca juga berita lainnya

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Bahkan pada beberapa titik, kondisi jalan hanya cukup dilalui satu unit sepeda motor. Ketika dua kendaraan berpapasan, pengendara harus saling mengalah dan ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke sisi jalan. Ironisnya, kondisi tersebut bukan baru terjadi dalam hitungan bulan. Warga menyebut kerusakan jalan itu sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada perubahan berarti.

Jalur yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat justru lebih cocok disebut lintasan motor trail dibanding jalan poros kecamatan. “Kami ini kadang bingung, apakah Pulau Hanaut masih masuk wilayah Kotim atau tidak. Kalau memang bagian dari Kotim, seharusnya infrastruktur juga diperhatikan,” ujar Adi seorang warga setempat, Sabtu 16 Mei 2026.

Kekecewaan masyarakat bukan tanpa alasan. Selama bertahun-tahun, mereka mengaku terus mendengar janji pembangunan, terutama setiap musim politik tiba. Namun hingga kini, perubahan yang dirasakan masyarakat di lapangan disebut nyaris tidak ada. Akibat kondisi jalan yang rusak parah, aktivitas masyarakat menjadi sangat terganggu.

Waktu tempuh antar desa yang sebelumnya hanya memerlukan hitungan menit kini bisa berubah menjadi berjam-jam. Warga harus berjibaku dengan jalan berlumpur (Bila kondisi Air setelah pasang) berlubang, licin, dan sempit demi menjalankan aktivitas sehari-hari. Padahal, Kecamatan Pulau Hanaut bukan wilayah yang tidak memiliki potensi ekonomi.

Daerah tersebut dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah durian yang cukup diperhitungkan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Selain itu, masyarakat di sana juga menggantungkan hidup dari perkebunan kelapa dan kelapa sawit. Sepanjang jalan poros, hamparan pohon kelapa tampak menjulang tinggi. Hasil perkebunan masyarakat terus mengalir keluar wilayah itu, namun ironisnya akses jalan yang digunakan justru sangat memprihatinkan.

Masyarakat menilai pembangunan di Kotawaringin Timur selama ini terlalu terfokus pada wilayah perkotaan, sementara kawasan pelosok seperti Pulau Hanaut perlahan terlupakan. “Kami juga bagian dari Kotim. Kami juga bayar pajak. Tapi kenapa pembangunan seperti tidak pernah sampai ke sini,” ungkapnya. 

Kondisi tersebut diperparah dengan belum adanya jembatan penghubung permanen di Sungai Mentaya yang selama ini hanya menjadi wacana dari satu periode pemerintahan ke periode berikutnya. Akibatnya, masyarakat Pulau Hanaut tidak hanya menghadapi akses jalan rusak, tetapi juga masih harus bergantung pada transportasi sungai untuk menuju daratan utama.

Bagi warga, persoalan infrastruktur di Pulau Hanaut bukan lagi sekadar soal kenyamanan, melainkan sudah menyangkut pemerataan pembangunan dan keadilan sebagai warga daerah. Mereka berharap pemerintah daerah tidak hanya datang membawa janji ketika momentum politik berlangsung, tetapi benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini hidup jauh dari pusat perhatian pembangunan.

Sebab di balik jalan rusak, jembatan yang tak kunjung terbangun, dan akses yang tertinggal, ada ribuan masyarakat yang setiap hari tetap bertahan hidup dan berharap daerah mereka tidak lagi dianggap wilayah pinggiran, di tanahnya sendiri.

(gus/matakalteng) 

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

DKUKMPP Kotim Cari Formula Baru Hidupkan UMKM Ditengah Persaingan Digital

Next Post

Panen Raya Jagung, Gubernur dan Kapolda Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Tani Merdeka Kotim Ditargetkan Bangun Jaringan hingga Desa, Fokus Kawal Persoalan Petani

Rabu, 22 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Pasar Rakyat Dituntut Beradaptasi di Tengah Perubahan Perdagangan, APPSI Kalteng Bahas Strategi Penguatan Pedagang

Selasa, 21 Juli 2026
Load More
Next Post

Panen Raya Jagung, Gubernur dan Kapolda Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan

Pemkab Barsel Bersama Kodim 1012 Buntok Hadiri Peresmian Operasional KDMP di Sababilah

Koperasi Merah Putih di Kotim Mulai Beroperasi, Pemkab Genjot Pembangunan di Desa

DPRD Kotim Waspadai Distribusi Minyakita Keluar Daerah, Sidak Distributor Bisa Dilakukan

Koperasi Merah Putih Desa Eka Bahurui Siap Tampung Hasil Kebun dan Jual Sembako Murah

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK