SAMPIT – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi menegaskan pentingnya penguatan peran keluarga dan posyandu dalam upaya pencegahan stunting melalui kegiatan Penggerakan Masyarakat Gerakan Cegah Stunting tingkat kabupaten tahun 2026.
“Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan bangsa. Mereka adalah generasi penerus yang akan memimpin negeri ini di masa yang akan datang. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal,” ujar Umar Kaderi, Rabu 22 April 2026.
Ia menyampaikan, stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia karena berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, produktivitas di masa depan, hingga daya saing daerah.
“Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh, terencana, dan berkelanjutan,”tegasnya.
Melalui tema “Aksi Nyata Keluarga Sehat: Pencegahan Stunting Sejak 1000 HPK Melalui Edukasi dan Kolaborasi”, kegiatan ini menekankan pentingnya intervensi sejak 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Peran keluarga disebut sebagai kunci utama, namun tetap membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD).
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui berbagai program, termasuk penyuluhan kepada ibu hamil, balita, dan anak sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan demonstrasi pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal yang dipandu tenaga ahli gizi.
“Hal ini penting, karena pemanfaatan pangan lokal yang sehat, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi dapat menjadi solusi nyata dalam pencegahan stunting. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada kader posyandu dan keluarga untuk semakin aktif memastikan asupan gizi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan posyandu sebagai pusat gerakan pencegahan stunting, serta keluarga sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post