SAMPIT – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Bantuan yang diberikan meliputi bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia, pasar murah, gerakan pangan murah hingga bantuan tunai melalui Kartu Huma Betang Sejahtera.
Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut pemerintah menyalurkan bantuan pangan presiden kepada masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, termasuk di Kotim.
“Penyerahan bantuan paket sembako dari Bapak Presiden sebanyak 205.040 penerima bantuan pangan se-Kalimantan Tengah, dan untuk Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 37.754 paket. Setiap paket terdiri dari 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyiapkan pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga sangat terjangkau.
“Pasar murah ini disiapkan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dengan menginstruksikan seluruh OPD terkait menyiapkan sebanyak 2.000 paket. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 1 kilogram. Nilai paket tersebut jika di pasaran sekitar Rp147.000, namun disubsidi pemerintah sebesar Rp137.000 sehingga masyarakat cukup membayar Rp10.000 saja,” jelasnya.
Selain pasar murah, pemerintah juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang melibatkan berbagai pihak seperti Bulog, ID Food, BUMD pangan, distributor, kelompok tani, peternak serta pelaku usaha pangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut disediakan berbagai bahan pangan dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras premium sebanyak 15 ton, bawang merah 500 kilogram, bawang putih 500 kilogram, gula pasir 1.200 kilogram, minyak goreng kemasan 1.200 liter, telur ayam ras 600 tray, aneka sayuran, cabai rawit, cabai merah besar, cabai hijau serta ikan segar.
“Seluruh bahan pangan yang disediakan dalam gerakan pangan murah ini sudah disubsidi oleh Bapak Gubernur sehingga harganya berada di bawah harga pasar,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyalurkan bantuan tunai melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Bantuan tunai Kartu Huma Betang Sejahtera ini akan disalurkan melalui Bank Kalteng kepada 28.492 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Kotawaringin Timur. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp250.000,” jelas Leonard.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan, meringankan beban ekonomi masyarakat, memperkuat daya beli warga serta menekan laju inflasi daerah agar tetap terkendali.
Selain penyaluran bantuan sosial dan pangan, pemerintah juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, status gizi, skrining kesehatan jiwa, perilaku merokok serta pemeriksaan kesehatan bagi lansia.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Kami menyampaikan bantuan dari Bapak Presiden kepada lebih dari 200 ribu keluarga penerima manfaat di Kalimantan Tengah. Ini bantuan yang sangat besar dan belum pernah ada sebelumnya dalam satu kegiatan penyaluran seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bagian dari instruksi Presiden agar masyarakat dapat menjaga kondisi kesehatan dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Menurutnya, meskipun anggaran daerah mengalami pemotongan cukup besar dari pemerintah pusat, berbagai program kesejahteraan masyarakat tetap diupayakan berjalan.
“Anggaran Kalimantan Tengah memang dipotong hampir Rp5 triliun dari pemerintah pusat, namun program-program untuk kesejahteraan masyarakat tetap kita upayakan berjalan, termasuk penyaluran bantuan melalui Kartu Huma Betang Sejahtera,” katanya.
Agustiar juga menegaskan bahwa bantuan tersebut harus benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Untuk penerima Kartu Huma Betang Sejahtera, jika ada masyarakat yang menemukan penerimanya orang mampu, memiliki mobil atau memiliki emas banyak, silakan laporkan. Nanti akan kita verifikasi dan validasi, kartunya akan kita ambil dan diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa khusus untuk paket sembako pada kegiatan pasar murah kali ini, pemerintah memberikan keringanan lebih kepada masyarakat.
“Kalau sebelumnya paket sembako ini sudah disubsidi sehingga masyarakat hanya membayar Rp10.000, untuk hari ini saya gratiskan,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat bantuan sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post