SAMPIT – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN Muhammad Syauqie melaksanakan kegiatan berbagi kepada masyarakat melalui program PANsar Ramadan yang digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional Partai Amanat Nasional (PAN) yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah selama bulan suci Ramadan.
“Melalui Ibu Ketua Ibu Putri, kami memiliki program PANsar atau pasar murah yang dilaksanakan se-Indonesia selama bulan Ramadan. Untuk di tempat kita, pasar murah itu kita ganti menjadi pasar gratis,” ujar Muhammad Syauqie, Senin 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sasaran utama program tersebut adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
“Sasarannya adalah masyarakat kita untuk ketahanan pangan. Memang tidak banyak, tetapi insyaallah kita masih bisa berbagi. Tujuannya membuat kebaikan di bulan Ramadan,” katanya.
Program PANsar Ramadan sendiri merupakan inisiatif Fraksi PAN DPR RI yang dilaksanakan secara nasional dari Aceh hingga Papua. Melalui kegiatan ini, anggota legislatif dari fraksi tersebut turun langsung ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan sembako dengan konsep tebus murah atau bahkan gratis di sejumlah daerah.
Dalam program tersebut, masyarakat biasanya dapat memperoleh paket sembako dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar. Di beberapa daerah bahkan hanya perlu menebus dengan harga sangat murah, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Program ini juga merupakan bagian dari instruksi pimpinan partai agar seluruh anggota legislatif dari Fraksi PAN hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan bantuan nyata selama bulan suci Ramadan. Puluhan ribu paket sembako telah didistribusikan di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat,”bebernya.
Selain program pasar murah atau pasar gratis, rangkaian kegiatan Ramadan yang digagas PAN secara nasional juga mencakup sejumlah program sosial lainnya seperti mudik gratis bagi masyarakat serta berbagai kegiatan berbagi selama bulan suci.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di tengah momentum Ramadan.
Melalui kegiatan ini, Syauqie berharap bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat bagi masyarakat Kotim, terutama dalam menghadapi kebutuhan pangan selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Yang penting niat kita adalah berbagi dan membantu masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post