SAMPIT – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan berbagi 500 cup kopi robusta lokal Kalimantan Tengah dalam rangkaian Safari Ramadan bersama Gubernur Kalimantan Tengah di Masjid Islamic Centre Sampit, Senin 16 Maret 2026.
Ketua Umum BPC HIPMI Kotim, Muhammad Rifki mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk kopi lokal Kalimantan Tengah kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi kami untuk memperkenalkan cita rasa robusta lokal Kalimantan Tengah kepada masyarakat, sekaligus berbagi di bulan suci Ramadan. Kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal kita memiliki kualitas yang tidak kalah dan patut dibanggakan,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan bertajuk HIPMI Berbagi 500 Cup Kopi Kalteng tersebut, pihaknya menggandeng pelaku usaha kopi lokal untuk menyediakan minuman kopi gratis bagi masyarakat yang hadir dalam kegiatan Safari Ramadan.
“Kami menyiapkan sekitar 500 cup kopi untuk dibagikan kepada masyarakat. Ini juga menjadi momentum bagi para pelaku usaha kopi lokal agar produk mereka semakin dikenal luas,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, HIPMI Kotim berkolaborasi dengan pelaku usaha kopi lokal yakni Arut Mentaya Coffee dan ATOS untuk menghadirkan kopi robusta khas Kalimantan Tengah yang memiliki cita rasa khas.
Selain berbagi kopi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran bersama masyarakat serta pengurus dan anggota HIPMI Kotim.
Menurut Rifki, momentum Safari Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pengusaha muda, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung perkembangan ekonomi lokal, khususnya sektor usaha kopi di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia menambahkan, HIPMI Kotim berkomitmen untuk terus mendorong para pengusaha muda agar mampu mengembangkan potensi usaha daerah, termasuk produk-produk lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Kami ingin pengusaha muda di Kotim terus berkembang dan mampu mengangkat potensi daerah. Salah satunya melalui pengembangan produk kopi lokal yang memiliki peluang besar untuk dikenal lebih luas,” katanya.
Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan tersebut, HIPMI Kotim berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan cita rasa kopi lokal Kalimantan Tengah.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post