SAMPIT – Ritme aktivitas warga di Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami penyesuaian selama Bulan Suci Ramadan. Salah satunya terlihat pada penghentian sementara kegiatan Car Free Day (CFD) yang biasanya digelar rutin setiap Minggu pagi di kawasan Taman Kota Sampit.
“CFD di Taman Kota Sampit kita tiadakan selama Ramadan dan akan aktif kembali setelah Lebaran Idulfitri,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, Kamis 19 Februari 2026.
CFD Taman Kota Sampit sendiri mulai aktif sejak September 2024 dan diresmikan oleh Bupati Kotim Halikinnor. Sejak itu, setiap Minggu pagi akses jalan di sekeliling taman ditutup bagi kendaraan bermotor dan dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga serta beraktivitas tanpa gangguan lalu lintas.
“Tak hanya menjadi ruang publik yang aman dan nyaman, keberadaan CFD juga memberi dampak ekonomi nyata. Aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Taman Kota Sampit meningkat signifikan, dengan jumlah pedagang yang terus bertambah setiap kali CFD digelar,”ujarnya.
Sementara CFD rehat sementara, Dishub Kotim mengalihkan fokus pada pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan Pasar Ramadan 2026.
“Kegiatan tahunan ini digelar oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim dan dipusatkan di dua lokasi, yakni Jalan Yos Sudarso di depan swalayan UMKM serta Jalan S Parman di kawasan Taman Kota Sampit,”bebernya.
Dishub Kotim memprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat pada sore hari saat Pasar Ramadan mulai beroperasi. Untuk mengantisipasi kemacetan, koordinasi dilakukan bersama Polres Kotim.
“Pengaturan lalu lintas Pasar Ramadan akan kami lakukan bersama Satlantas Polres Kotim dengan menempatkan personel di titik-titik rawan agar arus kendaraan tetap lancar,” pungkas Raihansyah.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post