• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Peringatan Hari Amal Bakti ke-80, Perkuat Kerukunan Sinergi Umat untuk Indonesia Damai dan Maju

Peringatan Hari Amal Bakti ke-80, Perkuat Kerukunan Sinergi Umat untuk Indonesia Damai dan Maju

Sabtu, 3 Januari 2026
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO: IST/MATA KALTENG - Peringatan HAB ke-80 di Kotim, Sabtu 3 Januari 2026.

FOTO: IST/MATA KALTENG - Peringatan HAB ke-80 di Kotim, Sabtu 3 Januari 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama menjadi momentum refleksi penguatan peran agama dalam menjawab tantangan zaman. Upacara peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diisi dengan pembacaan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Kotim, Rafiq Iswandi, dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”

“Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa,” ujar kutipan sambutan Menteri Agama yang dibacakan Rafiq Iswandi dalam upacara tersebut, Sabtu 3 Januari 2026.

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama sejak awal bukan sekadar tuntutan sosiologis, melainkan kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk. Republik Indonesia, kata dia, dibangun oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini.

Karena itu, para pendiri Kementerian Agama meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berkontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai sekaligus membuka jalan selebar-lebarnya bagi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera. Delapan puluh tahun perjalanan Kementerian Agama juga menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.

 Peran tersebut kini semakin luas dan krusial, mulai dari meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai sumber solusi atas berbagai persoalan bangsa. Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah membangun fondasi “Kemenag Berdampak.”

Transformasi digital dilakukan secara masif untuk menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat. “Selain itu, penguatan ekonomi umat terus didorong melalui ribuan pesantren serta pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan, seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma atau kolekte, dana punia, dana paramita, dan dana kebajikan,” bebernya. 

Program-program tersebut tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara umum. Dibidang pendidikan, madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan terus menunjukkan peningkatan kualitas sehingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua.

Inovasi kurikulum serta penguatan sarana dan prasarana telah menempatkan institusi pendidikan Kementerian Agama sejajar dengan standar pendidikan lainnya, bahkan ada yang melampauinya.  “Melalui program Desa Sadar Kerukunan, Kementerian Agama juga memindahkan wacana kerukunan dari ruang seminar ke praktik nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menteri Agama juga mengingatkan pentingnya merespons tantangan zaman dengan belajar dari sejarah peradaban. Agama, menurutnya, pernah menjadi sumber pencerahan dunia, seperti yang tercermin dalam Baitul Hikmah pada abad pertengahan yang menjadi pusat intelektual global. Nilai-nilai agama kala itu berpadu dengan rasionalitas dan ilmu pengetahuan untuk memajukan peradaban manusia, semangat yang dinilai relevan untuk dihidupkan kembali saat ini.

Menghadapi era Artificial Intelligence (AI) dan tantangan VUCA-Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity-Kementerian Agama ditegaskan tidak boleh menjadi penonton. ASN Kementerian Agama dituntut memiliki kedaulatan AI dengan mewarnai substansi kecerdasan buatan melalui konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan.

Algoritma masa depan, kata Menteri Agama, tidak boleh hampa dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan, serta harus dikawal agar menjadi alat pemersatu, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan. Yntuk mewujudkan visi besar tersebut, setiap ASN Kementerian Agama diminta bertransformasi menjadi pribadi yang agile, lincah dan sigap menghadapi perubahan, adaptif terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas. 

Nilai-nilai tersebut disebut sebagai warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu terus diaktualkan sesuai konteks zaman. Menutup sambutannya, Menteri Agama mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk menyatukan tekad sesuai tema HAB ke-80. “Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, Kementerian Agama diyakini mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” tandasnya.

FOTO: IST/MATA KALTENG – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, Sabtu 3 Januari 2026.

Kemenag Kotim Perkuat Pelayanan Lintas Agama dan Pendidikan

Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Kemenag, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk meneguhkan komitmen pelayanan kepada seluruh umat beragama dan dunia pendidikan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kotim, Dr. H. Nur Widiantoro, menegaskan bahwa usia Kemenag yang telah mencapai delapan dekade menjadi penanda kematangan institusi dalam melayani masyarakat secara inklusif.

“Hari Amal Bakti yang kali ini adalah ke-80, artinya Kementerian Agama ini usianya sudah cukup lumayan. Karena berdirinya Kementerian Agama tidak lama dari matangnya republik ini. Artinya kita harus merefleksi dulu dan mohon muhasabah, mari sama-sama kita tengok ke belakang apa yang sudah dilakukan umat-umat,” ujar Nur Widiantoro, Sabtu 3 Januari 2026. Dia menekankan, dengan usia Kementerian Agama yang semakin matang, maka tuntutan untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat juga semakin besar.

Pelayanan tersebut, kata dia, tidak boleh dibatasi oleh sekat agama, melainkan harus mencakup seluruh umat beragama yang diakui di Indonesia. “Dengan lahirnya Kementerian Agama yang umurnya sudah cukup tua, maka kita harus tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat dari semua agama, baik Islam, Hindu, Buddha, Katolik, kemudian Konghucu dan seterusnya. Kita berikan pelayanan prima kepada masyarakat, sehingga Kementerian Agama akan semakin eksis dan semakin ada di hati masyarakat,” tegasnya.

Nur Widiantoro menjelaskan, secara fundamental Kementerian Agama memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan. Kedua fungsi inilah yang menjadi tanggung jawab besar Kemenag dalam memastikan negara hadir melayani kebutuhan dasar umat beragama. “Pelayanan fungsi Kementerian Agama itu ada dua. Pertama fungsi agama, yang kedua adalah fungsi pendidikan. Dua hal inilah menjadi tugas kami. Ketika kita bicara agama, maka semua umat beragama yang diakui di Indonesia harus kita berikan pelayanan prima,” katanya.

Dalam fungsi keagamaan, Kemenag memiliki peran strategis untuk menjamin kebebasan beribadah seluruh umat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Negara, melalui Kementerian Agama, wajib memastikan setiap umat beragama mendapatkan ruang yang aman dan nyaman dalam menjalankan keyakinannya.

“Mereka harus diberikan tempat untuk beribadah, mereka harus diberikan kesempatan melaksanakan agamanya dan ibadahnya yang dijamin sesuai dengan undang-undang. Sehingga mereka bisa melakukan kegiatan-kegiatan agamanya dan beribadah sesuai dengan yang dijamin undang-undang,” lanjutnya. Sementara itu, pada fungsi pendidikan, Kementerian Agama tidak hanya menaungi madrasah, tetapi juga berbagai lembaga pendidikan keagamaan lintas agama, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Seluruhnya disiapkan untuk melayani masyarakat tanpa diskriminasi. “Selain masalah agama, Kementerian Agama juga punya lembaga pendidikan. Ada madrasah, ada sekolah Kristen, sekolah Katolik, Hindu, Buddha, semuanya ada. Perguruan tingginya juga lengkap. Ada UIN, ada perguruan tinggi agama Hindu negeri, agama Buddha, Konghucu, dan sebagainya,” jelasnya.

Khusus di Kalimantan Tengah, Nur Widiantoro menyebut terdapat tiga perguruan tinggi keagamaan negeri yang berada di bawah Kementerian Agama. Seluruhnya terbuka bagi masyarakat luas yang ingin menempuh pendidikan tinggi berbasis keagamaan. “Di Kalteng sendiri ada tiga perguruan tinggi negeri, yaitu UIN, HN, dan KN. Itu akan kita berikan untuk digunakan oleh masyarakat luas. Silakan memilih masuk perguruan tinggi yang ada di bawah Kementerian Agama,” ucapnya.

Selain pendidikan formal, Kemenag juga memberikan perhatian pada pendidikan keagamaan nonformal, khususnya di lingkungan Islam, seperti TPA, TPK, hingga pendidikan pesantren. Menurutnya, seluruh jenjang pendidikan tersebut harus dilayani secara optimal agar kualitas pendidikan keagamaan terus meningkat. “Pendidikan Islam juga ada dunia pesantren. TPA, TPK isinya juga harus kita perhatikan dan beratkan. Semuanya harus kita layani dengan baik,” tambahnya.

Terkait kondisi kerukunan umat beragama di Kotim, Nur Widiantoro menyampaikan bahwa toleransi anta rumat beragama saat ini berada pada tingkat yang sangat baik. Kehidupan keagamaan berlangsung kondusif dengan semangat saling menghormati. “Alhamdulillah, toleransi umat beragama di Kotim sangat tinggi. Kehidupan umat beragama sangat kondusif, saling memahami, saling hormat-menghormati. Ibadah Natal kemarin juga berjalan lancar,” tuturnya.

Ia optimistis kondisi kerukunan tersebut akan terus terjaga, termasuk menjelang umat Islam memasuki bulan Sya’ban dan Ramadan. Menurutnya, tidak ada persoalan berarti yang mengganggu keharmonisan antarumat beragama di daerah ini. “Sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Sya’ban dan Ramadan, saya kira juga tidak ada masalah. Semuanya rukun dan benar-benar kondusif,” pungkasnya. 

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

DPRD Kotim Dukung Pembangunan MAN 2, Momentum HAB ke 80 Kemenag Dinilai Tepat

Next Post

Rudianur Soroti Sulitnya Berantas Narkoba di Kotim, Sawit dan Generasi Muda Jadi Sasaran

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Rudianur Soroti Sulitnya Berantas Narkoba di Kotim, Sawit dan Generasi Muda Jadi Sasaran

Satlantas Polresta Palangka Raya Laksanakan Pamtur Lalin Antisipasi Kemacetan Arus Balik Libur Nataru

Asyik Main Air, Pemuda Tenggelam di Sungai Kahayan

Efisiensi Anggaran 2026 Harus Tetap Selaras dengan Janji Politik Kepala Daerah

Bupati Kapuas Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala Tahun 2026

Bupati Kapuas Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala Tahun 2026

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK