SAMPIT – Tahun 2026 diprediksi menjadi periode penuh tantangan bagi daerah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), seiring masih berlanjutnya kebijakan efisiensi anggaran. Namun demikian, kondisi tersebut dinilai bukan hal baru dan seharusnya sudah dapat diantisipasi pemerintah daerah sejak dini melalui perencanaan program yang lebih matang dan tepat sasaran.
Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tahun 2026 sejatinya bisa dijadikan rujukan dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. “Efisiensi anggaran tahun 2026 tentu sudah bisa diantisipasi daerah sebagai rujukan dari tahun sebelumnya, artinya bahwa pemerintah sudah menata program yang lebih berskala prioritas yang tetap selaras dengan janji politik kepala daerah,” ujarnya, Minggu 4 Januari 2026.






















Discussion about this post