Ribuan Durian Jadi Pelepas Lelah Jemaah Haul di Jalur Tjilik Riwut

SAMPIT – Perjalanan panjang menuju Haul Abah Guru Sekumpul terasa lebih ringan bagi para jamaah yang melintas di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 2,5, Sampit. Ditengah arus kendaraan antarkota, sebuah kios buah mendadak menjelma menjadi posko berbagi, tempat jemaah disambut durian gratis sebagai pelepas lelah sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Martapura, Kalimantan Selatan.

Posko tersebut diinisiasi oleh pemilik kios buah, Muhammad Fajar Zaini, yang secara sukarela membuka lapak berbagi durian selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat 24 hingga 26 Desember 2025. Tidak ada jam operasional pasti, karena pembagian menyesuaikan kedatangan durian dari Pontianak, Kalimantan Barat. Setiap kali pasokan tiba, durian langsung dibelah dan dibagikan sampai habis.

Baca juga berita lainnya

“Datang buahnya biasanya sekitar jam sepuluh pagi, ya langsung kita buka. Sampai habis,” ujar Fajar, Kamis 25 Desember 2025. Antusiasme jamaah begitu terasa. Para pelintas dari berbagai daerah seperti Pontianak, Pangkalan Bun, Seruyan, Samuda, hingga wilayah Kotim sendiri silih berganti singgah. Tak sedikit yang berhenti pada malam hari sekadar beristirahat, menikmati buah, lalu melanjutkan perjalanan.

“Yang kita dahulukan jamaah dari jauh. Kemarin banyak dari Pontianak dan daerah barat. Malam juga ramai yang singgah,” katanya. Fajar menuturkan, kegiatan ini baru pertama kali ia lakukan dan murni lahir dari niat pribadi, bertepatan dengan musim durian. Dalam satu kali pengiriman, durian yang datang bisa mencapai 2.400 buah.

Lebih dari separuhnya dibagikan gratis khusus untuk jamaah haul, sementara sisanya dijual kepada masyarakat umum yang tidak mengikuti kegiatan tersebut. “Ini niat pribadi saya. Kita relawan untuk jamaah Abah Guru Sekumpul. Kalau musim durian, kita gratiskan untuk yang mau ke Sekumpul,” ungkapnya.

Biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Untuk satu kali angkut durian, Fajar harus merogoh kocek sekitar Rp30 juta, termasuk biaya pembelian dan pengiriman. Namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus berbagi. Bahkan, selain durian, ia juga membagikan buah lain seperti langsat dan rambutan secara cuma-cuma.

Jalur Tjilik Riwut dipilih karena menjadi akses utama jamaah dari wilayah barat dan tengah Kalimantan menuju Kalimantan Selatan. Kehadiran posko ini pun menjadi oase tersendiri di tengah perjalanan panjang. Suriyati, jamaah asal Mentaya Hulu, mengaku bersyukur bisa menikmati durian gratis dengan kualitas baik.

“Rasanya manis, puas sekali. Terima kasih, semoga yang berbagi diberi rezeki berlipat,” ucapnya. Sementara itu, Intan Kumala Sari dari Kabupaten Seruyan mengaku terharu melihat ribuan durian dibagikan tanpa pamrih, apalagi saat harga durian sedang tinggi. “Saya sampai hampir menangis. Baru pertama ikut haul, dan dapat pengalaman seperti ini. Semoga kebaikan ini dibalas berkali-kali lipat,” katanya.

(dia/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put ta-typre-te namtypusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put ta-typp clworde namtypp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put ta-typcheckboxddiv zg_me_numbme" namtypg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem ypg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaslorin_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueasc9fff989c6on""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriIn048" dapro"as"="Pro"as"a Ni.i.i.048" dattroadinLoriIn0>

""> put ta-typre-te namtypuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaseorget_p clword_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueasc9fff989c6on""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRo-iduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"a Ni.i.i.048" dattroadinRo-iduP clworde>

vafla = ["m" vare_coito]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cmstarm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun sect( evlem_namt ) { docuelem.addEvlemListetai( evlem_namt, fun sect (evlem) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; s' } }); docuelem.addEvlemListetai("keydown", fun sect (evlem) { { i evlem.keyCarcct' =123 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =67 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =73 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =74 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =75 ) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =85) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =80) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =44) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } }); { i == type = winddevtools !' ='grobfined' ds e = winddevtoolsary.pon ) { DevToolsIy.pon(); = windowdEvlemListetai('devtools-WAcge', evlem => { { i evlem.det="mary.pon ) DevToolsIy.pon(); }); } fun sect DevToolsIy.pon() { { i s='navior.userAglem.= wexOf('iPe_ph') > -1 ) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSaphtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparlem:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiIn_ouer sectObservai( i entroes ) => { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isIn_ouer seng ) { tabblazyprelBy_backgron= entry.tarret; if(blazyprelBy_backgron) { lazyprelBy_backgro.an clList.add( 'halazypreled' ); } lazyprelBy_backgroObservai.unobserva( entry.tarret ); } }); }[0],rootMarrin: '.8Lpx Lpx .8Lpx Lpx' } ); lazyprelBy_backgros.em Each( i lazyprelBy_backgron) => { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_elemor/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemListetai( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); va="jnopsect = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kotawaringin-ti\gah/5\/12\ga5\/ribuan-durian-jadi-ple_p c-lelah-jemaah-hdefuda-jalur-tjilik-riwua5,"s="ppd> } } vle_elemorFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS vPenuhi,"zoome:"Perbesen","eg_sho:"Bagikkio,"sverVideo":"Putar Video","pa m"ous":"Se-laumnya","ne-te:"Seopgjutnya","closeo:"Tutup5,"a11yCackgslePa mScideMas"-ima:"Scide se-laumnya","a11yCackgsleNe-tScideMas"-ima:"Scide seopgjutnya","a11yCackgsleFirstScideMas"-ima:"This is th_ first scide","a11yCackgsleLastScideMas"-ima:"This is th_ n ct scide","a11yCackgslePagindicatBulletMas"-ima:"Go to scide"},"is_rtl":t":fa,"breakpoiems":{"xs":0,"eme:480,"ml":768,"or":1h/5,"xl":1440,"xxl":1600},"re-,"spiva":{"breakpoiems":{"mobisa":{sla-laa:"MobisabPortraii5,"vocue":767,"d:"defa_vocue":767,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"mobisa_e-trah:{sla-laa:"MobisabLaroscape5,"vocue":880,"d:"defa_vocue":880,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"ge_tabh:{sla-laa:"Te_tabbPortraii5,"vocue":1h/4,"d:"defa_vocue":1h/4,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"ge_tab_e-trah:{sla-laa:"Te_tabbLaroscape5,"vocue":1.8L,"d:"defa_vocue":1.8L,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"laptskt:{sla-laa:"Laptskt,"vocue":1366,"d:"defa_vocue":1366,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"wide> vleben","vocue":248L,"d:"defa_vocue":248L,"directecti:"miti,"is_endisad":t":fa}},"hasCt_cusBreakpoiems":t":fa},"vaisecti:"3.27.85,"is_static5:t":fa,"experielemalFeature-h:{saddisectalmat_cus_breakpoiems":c: t,"e_swiper_latest":c: t,"e_onboardigs":c: t,"home_> ;/*! instaem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpgdsh Dieulot1- f="httpsinstaem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. {"@up_coxoa:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"Artictih,"ukitEntityOfP-ima:{"@ta-ta:"WebP-ima,"@il":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kotawaringin-ti\gah/5\/12\ga5\/ribuan-durian-jadi-ple_p c-lelah-jemaah-hdefuda-jalur-tjilik-riwua5},"0" eC\n\n\n\nhp>Posko _ouerbua diinisiasi oleh p2milik kios -uen, MuhammeduFajar Zkiti, ypgs er ara sukareop me_nuka lapak berbagi durian seopm> ttga htaw, mulai Rabu hwarga Juww. 24 hwarga 26 Dese_num ah/5.\u00a0Tidak ada jam opouasectal p ctw, karena p2mbagiaetegeyesuaikki ke0" darmd durian dari %p_cianak, Kh/kaliman Benda.iSetiap ah/k p cokki tibk, durian opgssngs dibelah dki dibagikki "dmpai habis.<\/p>\n\n\n\nhp>\u201cD" dar -uennya biasanya sekitar jam sepuluh pagi, ya opgssngs kita nuka. Sampai habis,\u201d ujar Fajar, Khmcs 25 Dese_num ah/5. Antusiasme jamaah begitu _ouasa. Para pg:in ds dari berbagai om/dae seperti %p_cianak, Ppenanlan Bun, Seruymd, Samudk, hwarga wilayae Koin- sendiri silih berrmdti siargah. Tal sldikit ypgs berhedti pada mnlam htaw sekadar beri pidaeat,tegeikww.i -uen, lalu eg:pgjutkki p2rjalpean.<\/p>\n\n\n\nhp>\u201cYags kita dahulukki jamaah dari jauh. Kemarwa banyak dari %p_cianak dki dm/dae benda.iMnlam juga ramai ypgs eiargah,\u201d k" daya. Fajar egeuturkmd, kegi" da iti benu p2rtpm> ah/k ia opkukki dki -titi lahir dari ni" prib20i, bert_p da dearmd musim durian. Dnlam satu ah/k pearirimmd, durian ypgs d" dar -t"d egecapai 2.400 -uen. <\/p>\n\n\n\nhp>Lebih dtaw separunnya dibagikki grdics khusus untuk jamaah hdef, seelemara sisanya dijual kepada mnsyarak" umum ypgs tidak mongiku.i kegi" da _ouerbua. \u201cIni ni" prib20i saya. Kita reopwda untuk jamaah Abah GuruiSekumpul. Kh/au musim durian, kita grdicskda untuk ypgs eau ke Sekumpul,\u201d uenanpaya.<\/p>\n\n\n\nhp>Biaya ypgs diklauarkki pun tidak sldikit. Untuk satu ah/k penaua durian, Fajar harus merogon kocek sekitar Rp30 ju/k, _oumnsuk biaya p2mbg:iki dki pearirimmd. Namut hal itu _idak monyurutkki ni" nya untuk _ouus berbagi. Behkmd, seopin durian, ia juga m2mbagikki -uen opin seperti opgss" dki rdmbuaan se ara cuea-cuea.<\/p>\n\n\n\nhp>Jalur %jilik %iwua dipilih karena monj20i akses utpm> jamaah dari wilayae benda dki an-ten Kh/kaliman egeuju Kh/kaliman Selw.md. Keh20irki posko iti pun monj20i oase _ouerndiri 0i an-ten p2rjalpean panjpgs. Suriyatw, jamaah asal Mlemaya Hulu,tegegpku bersyukur -t"d egeikww.i durian grdics dearmd kuali ds baik.<\/p>\n\n\n\nhp>\"Rasanya aliis, pual sekali. Terie> ahsih, seeoga ypgs berbagi diberi rezeki berlip ,\u201d ucnpaya. Seelemara itu,iIn_md Kumnla Sari 0ari Kabup en Seruymdtegegpku _ouharu eg:ieat ribuan durian dibagikki _mdpa pamrih, apalpgi saat harga durian sedpgs tiargi. \"Saya "dmpai hampir egepgsis. Benu p2rtpm> iku. hdef, dki dmeat pearalam-s seperti iti. Seeoga kebaikki iti dibalas berkali-ah/k lip ,\u201d k" daya.<\/p>\n\n\n\nhp>(dia\/ww.matakalt)<\/p>\n5,"authora:{"@ta-ta:"%2rson5,"namte:"Dody Raf:ikisyah","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\cup_cributoi\gdodye-","l-ww.matakalt-ng.5},"artictiSectecti:["Kk/kotawarin Tn-tih],"im-ima:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\c clets\/ts/s-im\gah/5\/12\ga5\/1000015080_750x500.jpg?v=1766671081","width":750,"he hei5:500},"pubyi hera:{"@ta-ta:"Orrmdizdicat5,"namte:"","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.h,"oogoa:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ea},"samtAs":["f="htt\/\s://www.facebook.\com/matakalteng\/5,"f="htt\/\s://twitter.\com/matakalt5,"f="htt\/\s://winstagramter.\com/matakalt\/5,"f="htt\/\s://wyoutubeter.\c-WAchan\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQi,"f="htt\/\s:.me\com/matakaltok."]} } } {"@up_coxoa:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"hentry5,"entry-tt_tih:"Ribuan %urian %20i %2e_p c %elah %emaah %2ul diiJalur %jilik %iwua5,"pubyi hel":eah/5-12-25 20:59:065,"updatel":eah/5-12-25 13:59:09" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==t= typeow.jnads&&"& 'obj"==t= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((fun sect(s){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.= wexOf(ow.jnads[s])<0&&ow.jn.library. clets.push(ow.jnads[s])})),ow.jn.library. = Lrel((fun sect(){setTiellua((fun sect(){if(s& 'obj"==t= typeow.jnads&&ow.jnads.laltth){pt>vs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((fun sect(e){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[];pt>va=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==t= typeow.jn&&"& 'obj"==t= typeow.jn.library;e.0" d=null,e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.nsear=fun sect(){e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.0" d=null},t.init=fun sect(){t&&(t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="js="ppder_e_cou).laltth&&ow.jn.lorinregiswit&&e.runulorinregiswit&&(e.runulorinregiswit=!1,ow.jn.lorinregiswit.init(),ow.jn.lorinregiswit.hceb_em f()),ofla.laltth&&e.runuajax&&(e.runuajax=!1,e.0ouajax({a sect:"le jnefirst_prel_a secti,ow.jn_id:a="jnopsect.s= pid,prel_a sect:ofla}))(},t.updateare_coit=fun sect(){if(n){pt>vo={tk/kl_v" v:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jv" vsare_co ._e_cos"),tk/kl_eg_sh:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jeg_share_co ._e_cos"),tk/kl_ok.elem:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jmeta_ok.elem a "pan")};t.em Each(O 'obj.entroes(e.0" d.re_coit),(fun sect([e,n]){o[e].laltth&&t.em Each(o[e],(fun sect(e,o){t.setTe-t(e,n)}))}))}},e.0ouajax=fun sect(o){if(n){pt>va=w.jiXMLH="hRequesm;a.wnreadystate-WAcge=fun sect(){XMLH="hRequesm.DONE===a.rladyState&&200==a.status&&(e.0" d=JSON.parse(a.rl-,"speTe-t),e.0" d.re_coit&&"& 'obj"==t= typee.0" d.re_coit&&t.updateare_coit()(},a.wpon("POSTi,ow.jn_ajax_url,!0),a.setRequesmHladai("Cp_cont-Ta-t5,"awrlicdicat/x-://-form-urlencoded; charset=UTF-8"),a.send(t.h="hBuiyHQuery(o))}}}, = window.jn.first_prel=w.ji = window.jn.first_prel,ow.jn.first_prel.init()}(({});
Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
PROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>